Dugaan Korupsi Dana Pajak Rokok, Di Tangan Kajari

0
201

Parimo, gemasulawesi.comDugaan ada praktek yang mengakibatkan kerugian Negara pada PenggunaanDana bagi hasil pajak rokok yang berjumlah sekitar Rp 9 Miliar ditahun 2014.

Terkait hal tersebut, sejumlah warga mengatasnamakan masyarakat anti korupsi (Marak) Kabupaten Parigi Moutong, melaporkan dugaan kasus korupsi terhadap penggunaan dana bagi hasil pajak rokok sekitar Rp 9 Miliar tahun 2014, ke Kejaksaan Negeri (kejari) Parimo. Rabu, 9 Januari 2019.

Kedatangan Marak membawa data pengelolaan anggaran, diterima Kajari, Agus Setiadi, di damping Kasi Pidsus Muhammad Tang, serta Kasi Intel Muhammad Rifaizal.

Pada kesempatan tersebut Kajari Agus Setiadi, mengapresiasi tindakan partisipasi pemberantasan korupsi yang dilakukan masyarakat.

“Terima kasih atas pelaporan ini, kami harapkan masyarakat bisa terus berpartisipasi dalam hal seperti ini,” ujarnya.

Kejaksaan akan melakukan pengumpulan bahan keterangan, untuk mengetahui kebenaran adanya kerugian negara atas penggunaan anggaran dana bagi hasil pajak rokok.

Sementara itu, selaku ketua MARAK Kabupaten Parimo, Sukri tjakunu mengatakan mendukung penuh niat baik yang dilakukan Agus Setiadi bersama jajarannya.

Dia juga menyatakan penghargaannya kepada Kejari Parimo, yang telah menyambut pelaporan pihaknya, dan memberi perhatian khusus.

“Selaku masyarakat, kami sangat bangga dengan sikap terbuka Kejari Parimo dalam menyahuti pengaduan-pengaduan terkait dugaan kasus korupsi di Parimo”, terangnya.

Baca juga: Kajari Parimo Selamatkan Uang Negara Ratusan Juta Rupiah

Laporan: Daniel

Tinggalkan Balasan