Dugaan Kasus Korupsi Dana Pajak Rokok, Di Tangan Kajari

0
67
SHARE

Laporan: Daniel

Parimo, Gemasulawesi.com- Diduga ada praktek yang mengakibatkan kerugian Negara pada PenggunaanDana bagi hasil pajak rokok yang berjumlah sekitar Rp 9 Miliar ditahun 2014.

Terkait hal tersebut, sejumlah warga mengatasnamakan masyarakat anti korupsi (Marak) Kabupaten Parigi Moutong, melaporkan dugaan kasus korupsi terhadap penggunaan dana bagi hasil pajak rokok sekitar Rp 9 Miliar tahun 2014, ke kejaksaan Negeri (kejari) Parimo. Rabu, 9 Januari 2019.

Kedatangan Marak yang membawa sejumlah data terkait pengelolaan anggaran tersebut, diterima Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Agus Setiadi di damping Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Muhammad Tang, serta Kasi Intel Muhammad Rifaizal di aula kantor kejaksaan negeri.

Pada kesempatan tersebut Kajari Agus Setiadi, mengapresiasi tindakan partisipasi pemberantasan korupsi yang dilakukan masyarakat.

“Terima kasih atas pelaporan ini, kami harapkan masyarakat bisa terus berpartisipasi dalam hal seperti ini,” ujarnya.

Kata ia, pihak kejaksaan akan segera melakukan pengumpulan dan dan bahan keterangan, untuk mengetahui sejauh mana kebenaran, adanya kerugian negara padapenggunaan anggaran dana bagi hasil pajak rokok tersebut.

Sementara itu, selaku ketua MARAK Kabupaten Parimo, Sukri tjakunu mengatakan mendukung penuh niat baik yang dilakukan Agus Setiadi bersama jajarannya. Dia juga menyatakan penghargaannya kepada Kejari Parimo, yang telah menyahuti pelaporan pihaknya.

“Selaku masyarakat, kami sangat bangga dengan sikap terbuka Kejari Parimo dalam menyahuti pengaduan-pengaduan terkait dugaan kasus korupsi di Parimo”, terangnya.


SHARE

Tinggalkan Balasan