Dua Pelaku Pengedar Uang Palsu di Donggala Ditangkap Polisi

waktu baca 2 menit
Ilustrasi gambar

Berita Hukum, gemasulawesi – Dua pelaku pengedar uang palsu di wilayah kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, berhasil di tangkap Kepolisian Resor Donggala.

Kedua pelaku pengedar uang palsu tersebut merupakan warga Labuan Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Saat ini ada dua tersangka. Kami masih mencari pelaku lain atau DPO,” ucap Kapolres Donggala melalui Banit 1 Pidum Satreskrim Donggala Bripka Moh Syarif M. Bakulu, di konferensi pers, Senin 25 Juli 2022.

Syarif menjelaskan, penangkapan ini berawal dari tersangka pertama B dan R warga Labuan Donggulu yang menerima uang palsu Rp 3 juta dari tersangka M (DPO) di Desa Labuan Donggulu. Usai menerima uang palsu itu, keduanya menuju Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Donggala.

Ia mengatakan setibanya di desa itu, keduanya membelanjakan uang palsu di kios untuk membeli rokok. Setelah itu keduanya pergi, berhenti sekitar satu kilometer lagi di kios untuk membeli rokok.

Baca: Pemkot Palu Dorong Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

kemudian lanjut Syarif, pemilik kios sebelumnya telah curiga uang yang digunakan adalah uang palsu.

“Dia (pemilik kios) curiga dengan uang pecahan Rp 100 ribu yang telah dibelanjakan pelaku di kiosnya. Sayangnya, kedua pelaku ini berhasil kabur,” ucap Syarif.

Tak lama berselang, polisi berhasil menangkap kedua pelaku. Kedua pelaku ditangkap pada Rabu 13 Juli 2022 di Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala.
Barang bukti yang disita polisi, uang palsu dengan pecahan 100 ribu dengan nilai total Rp2,8 juta.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 36 ayat 2 dan 3 jo Pasal 26 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang. (*/Ikh)

Baca: Puluhan Napi Anak di Sulawesi Tenggara Dapat Remisi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.