Dua Pelajar Ini Ditangkap Polisi Gara-Gara Jual Sajam untuk Tawuran di Facebook

0
57
SHARE

BOLANO LAMBUNU, gemasulawesi-Dua orang pelajar asal Kecamatan Bolano Lambunu ini ditangkap Polisi gara-gara menjual senjata tajam (sajam) untuk tawuran di facebook, Kamis (16/11/2017).

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Sirajudin Ramly kepada gemasulawesi.com mengatakan, penangkapan ke dua pelajar yang diketahui bernama Andris Samaraji (15) yang masih duduk dibangku kelas 3 SMP Negeri 1 Bolano Lambunu dan Fadel firmansyah (15), yang merupakan siswa kelas 1 di SMA Negeri 1 Bolano Lambunu tersebut bermula dari informasi yang disampaikan salah seorang warga.

Setelah menerima informasi dari salah seorang warga tersebut melalui akun resmi Facebook milik Polres Parigi Moutong kata dia, dirinya pun langsung memerintahkan pihak Mapolsek Bolano Lambunu menyelidikinya. “Setelah diselidiki, ternyata informasi itu benar dan langsung melakukan penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bolano Lambunu, Ipda Gede Pasek,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mendapatkan informasi, bahwa masyarakat di wilayah tersebut resah dengan ulah para remaja yang sering tawuran.

Bahkan, di wilayah tersebut terjadi beberapa kasus penganiayaan menggunakan sajam berupa busur.

Dari keterangannya kata dia, ke dua pelajar tersebut mengaku hanya sekedar iseng memposting sajam yang dijualnya untuk alat tawuran di facebook sekedar mencari sensasi kepada kawan-kawannya.

Hanya saja, pihak Mapolsek Bolano Lambunu akan mengundang orang tua dan pihak sekolah ke dua pelajar tersebut.

“Proses hukum tetap berjalan agar memberikan efek jera kepada yang bersangkutan dan pemuda lainnya karena tindakannya bertentangan dengan hukum. Ke dua pelajar tersebut akan dikenakan Pasal 2 undang-undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara karena mengusai senjata tajam tanpa sah,” katanya.

Laporan: Roy L. Mardani


SHARE

Tinggalkan Balasan