Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

DPUPRP Parimo Bersihkan Material Kayu di Bendungan Parigi Kanan

Must read

Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah lakukan rehabilitas dan pemeliharan bendungan Parigi Kanan, Kecamatan Parigi Barat.

“Mungkin ada aktifitas perkebunan diatas, jadi banyak kayu hanyut dan menumpuk ke bendungan. Jadi kami lakukan pembersihan. Ini sudah kedua kalinya sejak terakhir akhir tahun lalu,” ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPRP Parigi Moutong, Moh Alifanto Hamzah yang dihubungi, Jumat 11 Juni 2021.

Ia mengatakan, saat ini petani persawahan akan mulai melakukan aktifitas penanaman padi dan membutuhkan air bersumber dari bendungan Parigi Kanan itu.

Pembersihan material kayu, dilakukan agar bendungan Parigi Kanan bisa kembali beroperasi dengan baik. Melalui kegiatan swakelola Dinas PUPRP, alokasi dananya akan diupayakan dianggarkan pada APBD perubahan 2021 ini.

Baca juga: Krisis Air Bersih Landa Dua Desa di Moutong

“Pembersihan bendungan Parigi Kanan itu, berdasarkan laporan warga di Kecamatan Parigi Barat. Semoga di APBD Perubahan nanti bisa direalisasikan anggarannya,” tuturnya.

Sebenarnya bukan hanya rehabilitasi dan pemeliharaan dibutuhkan pada bendungan itu. Sebab pasangan batu pada mercu bendungan banyak mengalami kerusakan.

Alasan keterbatasan anggaran, sehingga tidak dapat dilaksanakan. Hanya saja, pihaknya telah melakukan pendataan untuk ditindaklajuti, baik secara swakela atau dipihak ketigakan.

“Anggarannya kan belum ada, jadi kami data dulu untuk ditindaklajuti. Jadi bukan hanya pembersihan saja tetapi melakukan monitoring kondisi bendungan,” sebutnya.

Beberapa bendungan seperti di Kayuboko, Lemusa serta Sausu, juga membutuhkan rehabilitasi, dan pemeliharan.

Keterbatasan alat berat, menjadi kendala. Sehingga, tidak dapat menindaklanjuti permohonan warga dengan cepat.

“Kalau membutuhkan alat berat, kami tetap tindaklajuti. Hanya saja prosesnya agak lama, karena kemarin sempat alatnya bermasalah,” ujarnya.

Setiap musim penghujan tiba, kondisi beberapa bendungan di wilayah Parigi Moutong akan mengalami hal serupa.

Namun, jika material di bendungan Parigi Kanan dapat dibersihkan dengan peralatan manual, Dinas PUPRP tidak akan menurunkan alat beratnya.

Sebab, pihak petugas operasional dan warga telah mengatasi persoalan itu dengan cara gotong royong. Misalnya, di bendungan Olaya Kecamatan Parigi, terdapat sedimen pada bendungan mengakibatkan endapan.

“Persoalan itu telah ditangani petugas operasional bendungan Olaya dan warga, dengan cara manual,” tutupnya.

Baca juga: DPUPRP Parigi Moutong ‘Lalai’, Awasi Pengadaan Air Bersih

Laporan: Novita Ramadhani

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article