DPUPRP Gelar Rakoor Revisi RTRW Parimo

Pentingnya dokumen RTRW dan RDTR untuk pembangunan di Parimo.

1
112
DPUPRP Gelar Rakoor Revisi RTRW Parimo
Rivai Kabid Tata Ruang dan Bina Konstruksi DPUPRP Parimo Pimpin Rakoor revisi RTRW (foto Syafii)

Parimo, gemasulawesi.com DPUPRP Kabupaten Parigi moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) menggelar Rapat koordinasi (Rakoor) revisi RTRW Parimo.

Dari pantauan gemasulawesi.com, kegiatan dilaksanakan di aula rapat Bidang Tata Ruang dan Bina Konstruksi DPUPRP Kabupaten Parimo, Rabu, 20 Maret 2019.

“Subtansi rakor ini adalah sinkronisasi data revisi RTRW Parimo,” ungkap Rivai Kabid Tata Ruang dan Bina Konstruksi DPUPRP Parimo.

Ia mengatakan, pihaknya mengundang semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Parimo agar memberi masukan tambahan untuk revisi RTRW Parimo.

Dalam dokumen tersebut lanjut dia, pihaknya memerlukan berbagai peta pembangunan kegiatan OPD se-Kabupaten Parimo.

“Kami memiliki batas waktu sampai dengan bulan Juni 2019 sebelum dokumen tersebut direview Dinas Pekerjaan Umum Daerah Provinsi Sulteng,” tegasnya.

Ada kendala selama ini kata dia, yakni penolakan dokumen revisi di Kementrian karena kurangnya prasyarat yang ditetapkan, diantaranya dokumen peta rawan bencana.

Apabila telah mendapat persetujuan dari Kementrian tambah dia, tahap selanjutnya kemudian mengajukan dokumen review untuk mendapatkan persetujuan dalam produk Peraturan Daerah (Perda) dari DPRD Parimo.

RTRW dan RDTR sangat diperlukan untuk pembangunan rehab rumah warga pasca bencana gempa beberapa waktu lalu.

“Untuk saat ini kami fokusnya melengkapi dan menyusun peta rawan bencana dan peta kegiatan pembangunan OPD,” tutupnya.

Baca juga: Pembangunan Tanpa RTRW dan RDTR Akan Dikenakan Denda

Laporan: Muhammad Rafii

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here