Banner Disperindag 2021 (1365x260)

DPRD Sigi Konsultasi ke Parigi Moutong Terkait Iuran BPJS

DPRD Sigi Konsultasi ke Parigi Moutong Terkait Iuran BPJS
Foto: DPRD Sigi Konsultasi ke Parigi Moutong Terkait Iuran BPJS.

Gemasulawesi– DPRD Sigi melakukan kunjungan ke DPRD Parigi Moutong untuk koordinasi tentang mekanisme pengelolaan bantuan hibah iuran BPJS bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saya diperintahkan Ketua DPRD, untuk menerima kunjungan anggota komisi I DPRD Sigi. Kehadiran mereka untuk berkoordinasi tentang mekanisme dan regulasi pengelolaan iuran BPJS,” ungkap Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Feri Budi Utomo, saat dihubungi, Rabu 8 Agustus 2021.

Menurut dia, ada terobosan menarik dari DPRD Sigi berdasarkan hasil koordinasi itu, terkait persoalaan bantuan social prasejahtera, hanya saja mereka belum terkonsentrasi dalam satu sistem yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ditetapkan Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca juga: Lima Point Penting Rakor Perencanaan Pembangunan Parigi Moutong 2021

Pihaknya menarik kesimpulan dalam pertemuan itu, masyarakat Parigi Moutong yang dikerjasamakan dengan Penerima Bantuan Iuran (PBI), adalah pemegang kartu BPJS yang telah diverifikasi kembali.

Selain itu, masyarakat yang belum memegang kartu BPJS namun telah masuk dalam usulan DTKS dan dengan pembiayaan lainnya.

Pihaknya juga menjelaskan, pola penginputan data melalui DTKS merupakan acuan untuk pemberian Bantaun Sosial pada OPD terkait.

“Jadi sinergitas ini yang sempat mereka tanyakan kepada OPD mana saja. Jadi saya sampaikan, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” jelasnyanya.

Setelah itu, pihaknya juga menyampaikan terkait pelayanan ditengah pandemic Covid19, Parigi Moutong lebih mengutamakan pelayanan online.

Sehingga, masyarakat tidak perlu lagi datang membawa dokumen ke rumah sakit. Tetapi, cukup pihak rumah sakit yang berperan untuk melaporkan ke Dinas Sosial.

Hal itu juga kata dia, untuk mengantisipasi sulitnya akses bagi masyarakat yang tinggal di wilayah jauh dari ibu kota kabupaten.

Bahkan, DPRD Parigi Moutong mendorong pelayanan secara online ini, akan terus diberlakukan meskipun tidak dimasa pandemi.

“Jadi kami menekankan soal pelayanan online itu kepada pihak DPRD Sigi, untuk bertanggungjawab dan serius melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, baik ditengah kondisi pandemi atau tidak,” ucapnya.

Setelah kunjungan ke DPRD Parigi Moutong, pihaknya membawa anggota DPRD Sigi berkunjung ke kantor Dinas Sosial, untuk meihat langsung metode pelayanan di OPD itu.

“Mereka menyampaikan untuk persoalan jaminan social khusunya kesehatan, masih diperbolehkan dengan mengambil surat keterangan miskin,” tutupnya.

Baca juga: Kota Palu Data Warga Miskin Ikut BPJS Kesehatan

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post