DPRD Parigi Moutong Soroti Pembangunan SPAM

0
35
DPRD Parigi Moutong Soroti Pembangunan SPAM
RDP DPRD dan DPUPRP- Sejumlah Anggota legislatif DPRD Parigi Moutong melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPUPRP. Rapat terkait sorotan warga untuk pembangunan SPAM di Kecamatan Moutong. GemasulawesiFoto/MuhammadRafii

Parigi moutong, gemasulawesi.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parigi Moutong soroti pembangunan Sanitasi Penyediaan Air Minum atau SPAM wilayah Kecamatan Moutong.

“Daerah jangan bersikap anomali terhadap program penyediaan air minum atau SPAM,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPRD, Sutoyo dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Bidang Cipta Karya DPUPRP Parigi Moutong, Kamis, 12 Desember 2019.

Ia melanjutkan, dalam perjalanan tahun anggaran 2019 program pengadaan pipa instalasi SPAM wilayah Kecamatan Moutong Kabupaten Parigi Moutong tetap masuk dalam penganggaran. Namun, masyarakat setempat masih mempersoalkan ketersediaan air bersih.

“Kalau memang debit air yang menjadi alasan sehingga program SPAM tidak maksimal, saya kira dinas terkait jangan berpikir soal instalasi namun bagaimana mencari solusi untuk mendapatkan debit air. Dengan alasan itu, kami kembali menyuarakan keluhan yang sering dilontarkan warga,” tegasnya.

Baca juga: Ratusan Juta Anggaran Stok Darah BLUD RSUD Anuntaloko Parigi Moutong ‘Tidak Jelas’

Baca juga: Sidang Hantje vs Bupati Parigi Moutong, Terungkap Nico cs Minta Dana Untuk Mahar Partai

Dia mengatakan, ditahun 2020 mendatang selain memperhatikan program pembangunan SPAM atau Pamsimas di Desa Olonggata diminta pula untuk memperhatikan SPAM yang ada di Desa Lobu yang sudah tersedia instalasi.

Sementara itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Cipta Karya DPUPRP Parimo, Wayan Mudana mengatakan SPAM di Moutong Barat tersebut kekurangan debit air.

Namun pihaknya mengusulkan melalui anggaran DAK tahun 2020 dan sudah mendapat persetujuan pemerintah Pusat.

“Kami merencanakan membangun sistim perluasan yang nantinya akan terkoneksi dengan jaringan lama. Sumbernya diambil dari Boloung,” ungkapnya.

Ia mengatakan, sekitar Rp 7 milyaran anggaran terkait pembangunan perluasan SPAM Moutong yang disetujui pemerintah pusat.

Untuk sistem yang akan dibangun lanjut dia, kurang lebih dengan apa yang ada saat ini. Hanya saja terkoneksi dengan jaringan lama dengan tekanan sampai di Moutong Timur, Moutong Barat bahkan sampai ke Labuan.

“Pemerintah pusat sudah menyetujui pembangunan perluasan SPAM Moutong tahun 2020 termasuk solusi kebutuhan air bersih buat warga setempat,” tutupnya.

Baca juga: Kemajuan Proyek Pembangunan GOR Parigi Moutong Dibawah 50 Persen

Baca juga: Hari Ini, Seleksi Administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil 2019 Diumumkan

Sumber: kabarsaurus/jejaring SMSI

Tinggalkan Balasan