Banner Disperindag 2021 (1365x260)

DPRD Parigi Moutong Ingatkan Realisasi Belanja dan PAD 2021

DPRD Parigi Moutong Ingatkan Realisasi Belanja dan PAD 2021
Foto: Rapat Banggar DPRD Parimo.

Gemasulawesi- Banggar DPRD Parigi Moutong, Sulteng, dalam laporan hasil pembahasannya, mengingatkan Pemda untuk segera merealisasikan capaian belanja dan PAD 2021.

“Setelah dokumen realisasi laporan realisasi semester satu dan prognosis enam bulan berikutnya APBD tahun 2021 diterima pihaknya. Dan ditindaklanjuti dengan pembahasan ditingkat Banggar melibatkan TPAD beserta OPD,” ungkap anggota Banggar DPRD Parimo, Alfred Tonggiroh saat membacakan hasil kerja Banggar pada sidang Paripurna DPRD, Jumat 27 Agustus 2021.

Dia mengatakan, setelah dilakukan pembahasan Banggar dapat menerima serta menyetujui secara umum, laporan realisasi semester pertama dan prognosis APBD tahun 2021.

Baca juga: Pemda Optimis Capai Target PAD Parigi Moutong 2021

Sekaligus kata dia, pihaknya akan menyampaikan catatan penting kepada Pemda untuk ditindaklanjuti, utamanya capaian belanja dan PAD 2021.

Diantaranya, pihaknya menyarankan agar tenaga teknis dan pengelola mengatur tentang penerbitan izin, dapat ditemui disatu tempat.

Sehingga, pihaknya mendorong Pemda untuk menerbitkan regulasi berkaitan dengan hal itu.

Kemudian, pihaknya mendorong Pemda untuk menyusun regulasi tentang izin pendirian menara telekomunikasi.

Selanjutnya, sejumlah OPD penghasil diharapkan lebih inovatif dalam perencanaan dan pelaksanaan program kegiatan dalam meningkatkan PAD.

“Kami meminta Pemda segera mensosialisasikan Peraturan Daerah tentang pajak dan retribusi daaerah,” ujarnya.

Pihaknya pun mendorong Pemda memaksimalkan PAD melalui asset-aset daerah, yang ada maupun dikelola OPD teknis sesuai dengan peruntukannya, khusunya alat berat pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP).

Baca juga: Belanja Modal Tidak Tercantum Dalam Proyeksi APBD Parigi Moutong 2022

Sebab, biaya operasional dan perbaikan alat berat dinilai sangat besar, tidak seimbang dengan jumlah PAD dihasilkan.

Sehingga, Banggar menyarankan alat-alat tidak lagi produktif untuk dilelang, agar dapat bermanfaat sebagai tambahan untuk PAD.

Pihaknya pun berharapkan realiasi belanja disetiap OPD, segera dilaksanakan dengan program kegiatan. Dan dapat dimaksimalkan dengan sisa waktu yang ada. Tujuannya, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung masyarakat.

“Beberapa anggaran di OPD berkaitan dengan bantuan peningkatan kesejahteraan masyarakat, segera direalisasikan dengan memprioritaskan belanja untuk bantuan masyarakat,” kata dia.

Baca juga: Optimalisasi PAD, Dishub Uji Petik Parkir di Desa Toboli

DPRD minta Pemda efektifkan penanganan covid19

Selain itu, pihaknya meminta Pemda lebih efektif dalam upaya pencegahan dan penanganan covid19, dengan melakukan sosialisasi secara aktif melalui media sosial.

Selanjutnya, perlu melakukan pengawasan yang lebih intens kepada tenaga kesehatan terkait pelaksanaan Prosedur Tetap (ptotap) penanganan covid19, untuk memperkecil penularan.

“Serta kami harapkan mampu melakukan penanganan wabah dengan melakukan tes Swab lebih masih,” ujarnya.

Baca juga: Rapat Banggar: PAD DKP Parigi Moutong Baru 37 Persen

Dia meminta, agar Dinas Kesehatan, direktur rumah sakit, kepala Puskesmas harus mampu dan bersedia memberikan penjelasan yang baik, sesuai kondiri serta dengan cara dan bahasa mudah dipahami masyarakat.

Pihaknya memahami, dengan realisasi belanja modal baru mencapai 12 persen dari pagu¸dikarenakan proses waktu. Pemda agar memaksimalkan waktu tersisa, sehingga anggaran berimbas pada proses belaja.

“Harapan kami Pemda dapat melakukan upaya efektif dalam mengurus sesuai waktu dan tahapan,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Dinkes Parigi Moutong Optimis Capai Target PAD 2021 Rp7,4 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post