Banner Disperindag 2021 (1365x260)

DPRD Dukung Pemerataan Pendidikan di Parigi Moutong

DPRD Dukung Pemerataan Pendidikan di Parigi Moutong
Foto: Ketua DPRD, Sayutin Budianto Tongani.

Gemasulawesi– Sebagai mitra, Ketua DPRD Sayutin Budianto mendukung kebijakan pemerataan pendidikan Pemda Parimo, Sulawesi Tengah.

“Tergantung bagaimana kebijakan terbaiknya,” ungkap Sayutin kepada wartawan, belum lama ini.

Dia berpendapat, menempatan perguruan tinggi di ibu kota akan meningkatkan stabilisasi suatu wilayah kabupaten. Tidak semestinya dipusatkan di satu wilayah saja. Untuk pemerataan pendidikan.

Baca juga: Parimo Siapkan Panitia Penerimaan Calon Taruna Politeknik

Contoh pemerataan pendidikan, Poltekkes telah ditempatkan di wilayah utara. Maka Politeknik Perikanan dan Keluatannya di arahkan ke ibu kota kabupaten.

“Atau bisa juga kedepannya, Politeknik Pertanian ditempatkan di Desa Dolago,” paparnya.

Dia juga menyarankan, Pemda juga perlu membangun Politeknik Pertambangan di Kabupaten Parimo.

Baca juga: Wabup Pesan Berdayakan Warga Lokal di Tambak Udang Parigi

Tujuannya, untuk menyiapkan generasi muda dapat mengelola potensi sumber daya alam di daerah ini, khususnya bidang pertambangan.

Menurutnya, penempatan pembangunan infrastruktur dipusatkan di ibu kota kabupaten. Sehingga, geliat infrastruktur pendidikan, ekonomi, kesenjangan ada di dalam kota.

Baca juga: Satgas Covid19 Parimo Minta Pemdes Perkuat PPKM Desa

Kedepan dikhawatirkan akan terjadi kesenjangan pembangunan, sebab infrastruktur pendidikan dipastikan mengarah ke wilayah utara.

“Jadikan ibu kota kabupaten, pembangunan infrastruktur tempatnya disini. Tinggal prakteknya di wilayah kecamatan,” sebutnya.

Baca juga: DPRD Nilai Positif Penyiapan Tenaga Kerja di Parimo

Sejumlah Politeknik sudah dibangun

Diketahui, Pemda telah membangun Politeknik Kelautan dan Perikanan Politeknik Kesehatan, ditempatkan di wilayah Kecamatan Tinombo dan Tinombo Selatan.

Rencana Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu terkait pembangunan Politeknik Kesehatan, disahuti Kementerian Kesehatan. Tahun ini, penerimaan peserta didik baru telah dilakukan di kedua Polteknik itu.

Untuk Politeknik KP, sebelumnya seleksi calon peserta berasal dari masyarakat nelayan sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

Baca juga: KKP Segera Resmikan Pendidikan Vokasi Parimo

Namun, peserta yang dinyatakan lulus seleksi harus mengenyam pendidikan di Politeknis didaerah lain.

Tahun ini, Parimo telah menyiapkan fasilitas pendidikannya di Mosing, Kecamatan Tinombo.

Baca juga: Kementrian Akan Tinjau Politeknik KP Parimo

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post