Banner Disperindag 2021 (1365x260)

DPR RI Setujui Usulan Anggaran Bansos, Risma Diingatkan Perbaiki Data

DPR RI Setujui Usulan Anggaran Bansos, Risma Diingatkan Perbaiki Data
Foto: Ketua Komisi VIII, DPRD RI Yandri Susanto.

GemasulawesiKetua Komisi VIII, DPRD RI Yandri Susanto mengatakan, akan menyetujui usulan anggaran Bansos bagi anak yatim/piatu diusulkan Kementrian Sosial (Kemensos). Namun, harus melengkap dan memperbaiki data terlebih dahulu.

“Apalagi memang selama ini anak yatim piatu sendiri memang belum banyak disentuh pemerintah,” ungkap Yandri dalam rapat kerja dengan Komisi VIII, Rabu 25 Agustus 2021.

Dia pun mengatakan, mendukung dan tidak akan mengurangi usulan anggaran Bansos itu. Karena dianggap merupakan tindakan mulia. Apalagi, selama ini anak yatim piatu banyak dikelola yayasan di daerah.

Baca juga: DP5A Surabaya Verifikasi Data 1000 Keluarga Meninggal Akibat Covid19

Hanya saja, para anggota dewan lainnya menyoroti soal masalah data, mengingat perencanaan yang disampaikan Kemensos berkaitan dengan anggaran. Kemensos diminta melengkapi dan memperbaiki datanya terlebih dahulu.

“Kami dukung bu, cuma karena ini anggaran datanya mohon diperbaiki. Karena data ini belum lengkap kami minta bu Menteri ini dilengkapi dulu baru diusulkan ke Kemenkeu,” ungkap anggota komisi lainnya, Paryono.

Baca juga: KPAI Beri Saran Soal Program Bantuan Anak Yatim Terdampak Covid19

Pemerintah daerah menyetor data anak yatim piatu

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan, hingga kini yang jadi masalah pendataan adalah lamanya pemerintah daerah menyetor data anak yatim piatu.

Baca juga: Parigi Moutong Data Anak Yatim Terdampak Pandemi Covid19

“Dari daerah banyak belum masuk pak datanya, begitu ada program baru, baru masuk-masukkan biasanya begitu. Kalau belum ada mereka nggak banyak respons, kami sudah kasih edaran ke daerah meminta data itu, yang masuk baru 15 ribu sekian ini,” ungkap dia.

Dia mengatakan, sementara ini usulan dibuat pihaknya ada 4 juta anak yatim, piatu, dan yatim piatu mendapatkan bantuan. Rinciannya, terdiri dari anak yang orang tuanya meninggal karena virus covid19, anak yang diasuh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), dan anak yatim piatu yang diurus oleh keluarga tidak mampu.

Baca juga: Pemerintah Beri Bantuan Perlindungan Anak Yatim Piatu Korban Covid19

Total anggaran dibutuhkan menurut Risma mencapai Rp 3,2 triliun untuk bantuan selama 3 bulan. Rencana ini paling lambat akan diusulkan Risma bulan ini ke Kementerian Keuangan.

“Untuk anak yatim piatu dan yatim korban covid19, kita hitung ini Rp 3,2 triliun. Untuk kejar yang mau diberikan ini di bulan Oktober, kami harus kejar setor ini ke Kemenkeu bulan ini,” tutupnya. (***)

Baca juga: Mensos Masih Temukan Penerima Bansos Tunai Salah Sasaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post