Banner Dinkes 2021 (1365X260)

DPR Minta Pemerintah Ansipasi Dampak Covid 19

DPR Minta Pemerintah Ansipasi Dampak Covid 19
Foto: Illustrasi Dampak Covid-19.

Berita nasional, gemasulawesi– Merespon hasil Pembahasan Pembicaraan Pendahuluan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, pemerintah diminta mengantisipasi dampak covid 19 lebih parah.

“Kami berharap pemerintah bisa segera menindaklanjuti kemudian juga mengantisipasi ketidakpastian covid 19 yang mungkin bisa lebih parah. atau Insya Allah membaik, sehingga 2022 memiliki antisipasi yang lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Ketua DPR RI Puan Maharani saat hadir secara daring dalam Rapat Paripurna DPR, Selasa 6 Juli 2021.

Pihaknya meminta pemerintah segera menyusun anggaran belanja kementerian atau lembaga yang dinilai lebih efektif dan efisien. Anggaran belanja di waktu mendatang harus diprioritaskan untuk kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik.

Bahkan, Puan juga meminta seluruh anggota DPR menjalankan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat secara maksimal dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Gubernur Minta Terapkan PPKM di 11 Zona Merah Sulawesi Tengah

Dia berharap, penerapan PPKM darurat mampu menekan angka kasus penularan dampak covid 19 di Indonesia.

“Insya Allah dengan PPKM darurat ini Indonesia, khususnya zona merah bisa menjadi lebih baik daripada sebelumnya,” tutur dia.

Baca juga: 24 Ribu Jiwa Sudah Disuntik Vaksin Covid 19 di Parigi Moutong

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kasus covid 19 akan terus naik. Bahkan, dia menyebut kenaikan bisa mencapai 40 ribu kasus per hari.

Luhut menyampaikan pemerintah sudah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menekan laju penyebaran virus corona di Indonesia. Dia mengimbau masyarakat terus waspada menghadapi lonjakan kasus dampak covid 19.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Instruksikan PTM Terbatas Ditunda

“Angka ini bisa akan terus naik, seperti kemarin 29 ribu. Bisa saja mungkin nanti kita sampai ke 40 ribu ataupun lebih,” kata Luhut dalam jumpa pers daring yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa 6 Juli 2021.

Ia menambahkan, pemerintah telah mempersiapkan stok obat-obatan, oksigen, sampai tempat tidur di rumah sakit, guna mengantisipasi lonjakan kasus. Pemerintah juga menjalin kerja sama dengan Singapura, China, dan Amerika Serikat untuk menyiapkan langkah antisipasi dampak covid 19. (**)

Baca juga: Pemerintah Jamin Ketersediaan Stok Makanan Saat PPKM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post