DPR Kembali Kritik Pemerintah Soal TKA China

waktu baca 2 menit
Foto: TKA China berdatangan ke Indonesia.

Berita nasional, gemasulawesi– DPR kembali kritik pemerintah terkait masuknya puluhan tenaga kerja asing atau TKA asal China ke Indonesia, ditengah kondisi darurat lonjakan kasus covid 19 saat ini.

“Tanggal 3 Juni kemarin masih terjadi kehadiran puluhan TKA China ke Indonesia. Saya kira kita dalam hal ini pemerintah tidak punya sense of crisis, sama sekali tidak punya sensitivitas terhadap suasana kebatinan masyarakat yang berada dalam kondisi darurat,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PPP Anas Thahir dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI, yang disiarkan YouTube DPR RI, Senin 5 Juli 2021.

Dia mengaku heran mengapa masuknya TKA China ke Indonesia tidak dapat ditunda terlebih dahulu.

Padahal, pemerintah berjanji memberi perhatian soal TKA China masuk ke Indonesia.

“Apa tidak mungkin bisa ditunda barang sedetik? Sebab itu sudah berulang-ulang kita sampaikan dalam rapat dan pemerintah akan memberikan perhatian khusus, tapi nyatanya sampai hari ini, tapi tenaga-tenaga asing itu berdatangan,” ujarnya.

Baca juga: Demo Tolak TKA di Kendari Sulawesi Tenggara Berakhir Ricuh

Bahkan, dirinya mengaku penasaran dengan alasan di balik masuknya TKA China ke Indonesia.

Bahkan menimbulkan pertanyaan, mengapa masuknya TKA itu tidak menunggu kondisi Corona cukup kondusif terlebih dahulu.

Baca juga: Ratusan Tenaga Kerja Asing China Masuk Sulsel Sejak Januari 2021

“Sebenarnya ada persoalan apa ini? Kok seperti tidak ada waktu hari esok untuk menunda TKA dalam suasana lebih kondusif,” imbuhnya.

Sebelum DPR kritik pemerintah, sebanyak 20 TKA asal China masuk ke wilayah Sulawesi Selatan pada Sabtu 3 Januari kemarin.

Imigrasi Kelas I Makassar menyebut para TKA itu masih mendapatkan izin tinggal uji coba menunggu hasil pemeriksaan Disnakertrans Sulsel.

Baca juga: Puluhan TKA China Masuk Sulsel Saat PPKM Darurat

“Mereka saat ini masih mendapatkan izin tinggal uji coba menunggu hasil pemeriksaan dari Disnakertrans Sulsel. Saat ini para TKA itu telah berada di Bantaeng,” kata Kepala Kelas I Makassar, Agus Winarto, di kantornya, Makassar, Senin 5 juli 2021.

Dia mengatakan visa yang digunakan puluhan TKA itu masuk ke Indonesia adalah visa dikeluarkan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Baca juga: Pemkot Palu Wajibkan 80 Persen Warga Divaksin Pekan Ini

Mereka masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 25 Juni 2021 sebelum PPKM Jawa-Bali pada 3 Juli 2021 diberlakukan.

“Masih calon tenaga kerja asing yang bekerja di salah satu proyek strategis nasional yang dijalankan PT Huady Nickel Alloy. Kami meyakini bahwa TKA tersebut telah melalui prosedur kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (***)

Baca juga: Pemkot Palu Wajibkan 80 Persen Warga Divaksin Pekan Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.