DPKH Parimo Jalankan Program SIWAB 3300 Ekor Sapi

0
72
Ilustrasi program penggemukan Sapi (kupastuntas.co)
SHARE

Parimo,Gemasulawesi.com–  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Bidang Pembibitan dan Produksi Ternak Kabupaten Parimo jalankan program SIWAB (Sapi Indukan Wajib Bunting) tahun anggaran 2019.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembibitan dan Produksi Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Parimo I Wayan Gede Purna kepada Gemasulawesi.com di ruang kerjanya, Rabu, 06 Februari 2019. Pada tahun anggaran 2019 ini Kabupaten Parimo menjalankan program 3300 sapi SIWAB (Sapi Indukan Wajib Bunting).

“Program SIWAB berupa inseminasi buatan kepada indukan sapi dengan bibit sapi unggulan yang tersebar di 23 kecamatan se Kabupaten parimo,” jelasnya.

Terkait inseminasi bibit sapi unggulan ini lanjut I Wayan Gede Purna, berasal dari gen sapi lemosin ataupun simental yang merupakan sapi impor dan sapi lokal unggulan diantaranya sapi jenis brahman, onggol, Madura dan sapi bali.

Petugas Inseminasi buatan (IB) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parimo yang berjumlah delapan orang yang terbagi kedalam 23 kecamatan melakukan seleksi kepada ternakan sapi peternak yang sudah siap untuk inseminasi buatan yang kemudian berlanjut pada tahapan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) ternakan sapi.

“Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah memiliki data awal setiap peternak calon penerima program SIWAB lengkap dengan nama peternak dan alamatnya,” jelasnya.

Ditambahkan lagi, calon penerima program tersebut diutamakan peternak yang sudah memilik target pemeliharaan, baik itu semi intensif dan intensif. Hal itu dimaksudkan, guna memudahkan peternak mengontrol fase awal ternak untuk diberikan inseminasi buatan dan fase kebuntingan ternak.

Selain itu diperlukan pula pemberian pakan ternak yang baik dan teratur agar hasil lebih maksimal.

Laporan: Muhammad Rafii


SHARE

Tinggalkan Balasan