DPKH Parigi Moutong Periksa Hewan Qurban Jelang Idul Adha 2022

waktu baca 3 menit

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Jelang Idul Adha 2022, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak.

Hal itu diungkapkan Kasubag Keagamaan Kesra Setda Parigi Moutong, Zulfikar saat ditemui, Jumat 08 Juli 2022.

“Pemeriksaan dilakukan sebelum proses pemotongan hewan qurban untuk melihat kualitas kelayakan daging sebelum dikonsumsi masyarakat,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan hewan ternak qurban, Zulfikar mengakui ada temuan terkait kondisi hewan yang kurang sehat.

Baca: Police Go School, Satlantas Parigi Moutong Ajak Pelajar Tertib Lalu Lintas

Yaitu seekor sapi dinilai kurang sehat tapi layak untuk qurban. Dan juga tiga ekor kambing belum layak qurban karena umurnya belum mencukupi.

“Untuk tiga ekor kambing yang belum layak qurban itu akan diberikan ke pondok pesantren dengan catatan kalau sudah mencukupi umur akan disembelih tapi sifatnya sudah menjadi sedekah dan bukan lagi dianggap sebagai hewan qurban,” jelasnya.

Sebelumnya, Jelang Idul Adha 2022 1443 Hijriah, Pemerintah Daerah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, siapkan 32 ekor hewan ternak yang terdiri dari sapi dan kambing sebagai kurban.

Hal itu diungkapkan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Parigi Moutong, Drs Mahfuz, di Parigi, Rabu 06 Juli 2022.

“Data awal, jumlahnya sudah mencapai 32 ekor sapi dan kambing,” ucap Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Parigi Moutong, Drs Mahfuz, di Parigi, Rabu 06 Juli 2022.

Puluhan sapi dan kambing kurban tersebut berasal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Parigi Moutong.

Diantaranya Sapi Kurban Bupati Parigi Moutong H. Samsurizal Tombolotutu, Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, RSUD Anuntaloko Parigi, Dinas PUPRP, Dinas PMPST dan Dinas PMPD.

Kemudian, BPKAD, BPBD, Bappelitbangda, Disdikbud, Badan Kesbangpol, DPRD, Kepala Bagian Setda, Dinas TPHP dan Kementerian Agama.

“Kemungkinan masih ada tambahan jumlah hewan kurban,” tuturnya.

Kemudian, OPD berkurban ternak kambing dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Komunikasi dan Informatika serta Dinas Pemuda dan Olahraga setempat.

Ia mengatakan, jumlahnya bervariasi, satu sampai dua ekor setiap OPD.

Rencananya, pemotongan hewan kurban akan dilakukan jelang shalat Idul Adha. Namun, jumlah sapi yang berjumlah 32 ekor itu tidak sepenuhnya dikelola langsung bidang Kesra.

OPD mandiri untuk ternak qurban adalah Kementerian Agama, Dinas Peternakan dan Kesehatan serta Dinas Koperasi, dan UMKM, Dinas PUPRP.

“Jadi kami hanya memotong satu atau dua ekor, saja” katanya.

Daging Kurban akan dibagikan kepada yang membutuhkan, suku terpencil di Kecamatan Siniu. Bahkan menjangkau mualaf di Desa Gangga di Kecamatan Parigi Selatan.

Sebenarnya ke berbagai pesantren di daerah Parigi, Desa Dolago, Kecamatan Parigi Selatan dan Kecamatan Siniu.

Sebelum penyembelihan hewan kurban, kata dia, akan dilakukan proses pemeriksaan untuk memastikan ternak dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Jumat, 08 Juli 2022, pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan dilaksanakan di halaman kantor Bupati,” ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah sapi bervariasi dari satu hingga dua. Seperti layanan PUPRP, ada empat, Kementerian Agama ada tiga ekor, dan dua berasal dari Bupati, BPKAD, dan layanan PMD. (*/Ikh)

Baca: Pemkot Makassar Targetkan Vaksinasi Dosis Ketiga 50 Persen Akhir Juli

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.