Senin, Mei 17, 2021

Dinkes Parimo: Penyuntikan Pertama, Tersisa 744 Dosis Vaksin

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinkes Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebut tersisa 744 dosis vaksin dari pelaksanaan vaksinasi pertama tahap satu.

“Jumlah penyuntikan vaksin pertama di tahap satu semula berjumlah 2680 dosis. Namun, yang terpakai hanya 1936 dosis,” ungkap Kabid Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Wulandari Marasobu, di aula lantai dua kantor bupati Parimo, Senin 22 Februari 2021.

Ia mengatakan, dosis vaksin masih banyak tersisa. Sebabnya, ada beberapa Nakes di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dinyatakan komorbid atau punya penyakit bawaan. Dan ada juga terpantau positif covid 19. Sehingga, tidak bisa lakukan vaksinasi.

Nakes yang positif covid 19 di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah itu kata dia, tetap akan diberikan beberapa dosis vaksin.

Baca juga: Satgas Jemput 500 Dosis Vaksin Covid 19 Tahap Pertama

Tapi, menunggu tiga bulan usai masa hitungan mulai dari pertama kali terkena virus. Sementara yang komorbid belum bisa divaksin.

“Setelah penyuntikan vaksin, tidak perlu menunggu 14 hari untuk melihat reaksinya. Hasil observasi hanya membutuhkan waktu 30 menit,” jelasnya.

Sementara pemberian suntikan dosis vaksin untuk Lansia, syaratnya minimal umur 60 tahun. Namun, Dinkes belum menjadwalkannya karena masih terfokus pada Nakes.

“Yang ikut penyuntikan vaksin kedua tahap satu sebanyak 10 orang. Diantaranya, Kapolres Parimo, Danlanal, Danramil, Kepala Pengadilan, Dinas kesehatan, Organisasi Profesi seperti Idi dan Organisasi Profesi Perawat,” tuturnya.

Terpisah, Sekretaris daerah (Sekda) Parigi Moutong, Zulfinasran SSTP., MAP mengatakan, penyuntikan vaksinasi kepada seseorang dilakukan dua kali.

Terkait adanya laporan masih ada Nakes yang tidak mau divaksinasi, ia mengatakan itu adalah hal yang keliru.

Baca juga: Tujuh Kabupaten Belum Ambil Jatah Dosis Vaksin Covid Sulteng

“Nakes mestinya memberikan contoh kepada warga,” tegasnya.

Ia berharap, masyarakat dan seluruh stakeholder di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, untuk mendukung seluruh program pemerintah. Khususnya, suntik dosis vaksin untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.

“Kami berharap, warga bisa bersama pemerintah menghadapi masalah pandemi covid 19. Mari patuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama,” tutupnya.

Baca juga: Ketua DPRD Sayutin Siap Ikut Suntik Vaksin Covid 19 di Parimo

Laporan: Vidia

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article