Disporapar: Perlu Standarisasi SDM Pelatih dan Wasit Parigi Moutong

  • Whatsapp
Disporapar: Perlu Standarisasi SDM Pelatih dan Wasit Parigi Moutong
Illustrasi Cabang Olahraga

Parigi moutong, gemasulawesi.com Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Parigi Moutong (Parimo) menyebut perlunya standarisasi Sumber Daya Manusia atau SDM pelatih dan wasit.

Hal itu diungkapkan Kepala bidang (Kabid) Olahraga Disporapar Parigi Moutong, Andi Salamun, di ruang kerjanya, Senin 11 Februari 2020.

Bacaan Lainnya

“Pihaknya bertugas memberikan dukungan terhadap apa saja yang dilakukan KONI dalam peningkatan prestasi atlit. Maupun peningkatan SDM pelatih dan wasit Parigi Moutong. Hingga kepada persoalan keaktifan Cabor,” ungkapnya.

Terkait peningkatan SDM setiap Cabor lanjut dia, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, Cabor yang jarang terlihat aktif melakukan pembinaan atlet harus diberikan sosialisasi. Tentunya menjadi tugas dan tanggungjawab dari KONI untuk bersama-sama dengan Disporapar melalui bidang yang dipimpinnya rutin memberikan sosialisasi.

Sebagai induk dari Cabor kata dia, KONI sangat mengetahui jelas. Mana saja Cabor kurang aktif dalam melakukan pembinaan atletnya.

“Untuk mendukung prestasi atlet, juga perlu dilakukan peningkatan SDM dari setiap Cabang olahraga (Cabor),” jelasnya.

Ia melanjutkan, prestasi itu didapatkan dari partisipasi. Sangat diharapkan setiap Cabor agar lebih giat melakukan pembinaan sesuai aturan masing-masing Cabor. Apalagi, sarana dan prasarana olahraga sudah mendukung.

Diharapkan pula bagi organisasi Cabor harus bekerja secara profesional dan terorganisir seperti memiliki struktur pengurus. Memiliki SK hingga sekretariat sebagai sentral informasi.

Tidak hanya itu, sekretariat organisasi Cabor harus beralamat jelas serta memiliki papan nama organisasi agar mudah diketahui.

“Antara organisasi Cabor, KONI dan Disporapar sebagai mitra dapat bersinergi kedepannya,” tuturnya.

Contohnya, kepengurusan dana pembinaan yang ditangani langsung setiap organisasi Cabor. Bagi organisasi Cabor yang ingin mendapatkan dana pembinaan, sebaiknya sudah terstruktur dan terorganisir dengan baik.

Sehingga, dana pembinaan setiap Cabor yang dikelola sebuah organisasi benar-benar sesuai peruntukannya. Namun, dana pembinaan Cabor nominalnya tidak berbeda-beda, antara satu dan lainnya.

Khusus penentuan besaran dana pembinaan masing-masing Cabor, sepenuhnya kewenangan KONI. Disporapar bersama KONI dan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Parigi Moutong telah mensosialisasikannya.

“Semua mekanismenya, KONI yang berhak mengaturnya,” tandasnya.

Baca juga: Tiga Wilayah Parigi Moutong Jadi Fokus Pengembangan PAUD HI

Laporan: Rhoy L

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.