Disporapar: Atlet Berprestasi Parigi Moutong Perlu Diberi Reward

0
67
Disporapar: Atlet Berprestasi Parigi Moutong Perlu Diberi Reward
Illustrasi atlet berprestasi Parigi Moutong



Parigi moutong, gemasulawesi.com Kabid Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Parigi Moutong, Andi Salamun mengatakan atlet berprestasi perlu diberi reward.

“Reward atlet berprestasi yang berhasil mengharumkan nama Parigi Moutong adalah sebagai bentuk penghargaan,” ungkapnya di kantor Disporapar Parigi Moutong, Kamis 13 Februari 2020.

Ia mengatakan, selama ini pemerintah telah berupaya dalam menjadi mitra bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Pola kemitraan itu ditunjukkan mulai dari pembangunan sarana dan prasarana olahraga hingga penyediaan dana pembinaan atlet. Bahkan, Pemda juga memberikan reward dalam bentuk uang bagi yang atlit yang berhasil meraih prestasi pada event olahraga.

Mungkin saja kata dia, ada atlit yang belum merasa puas dengan pemberian reward dari Pemda. Sehingga, tidak heran jika ada atlet berprestasi yang justru mewakili daerah lain pada event olahraga. Ditambah lagi, adanya iming-iming pemberian reward yang lebih besar lagi dari daerah lainnya, tentu membuat atlet tergiur menerima tawaran itu.

“Dengan pemberian reward, atlet pasti akan lebih bangga lagi dan tetap berusaha membawa nama daerahnya pada event olahraga. Baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional,” tuturnya.

Ia melanjutkan, dalam dunia olahraga, atlet khususnya ditangani masing-masing Cabang olahraga (Cabor).

Sedangkan, tugas Pemda hanya menyiapkan atlet-atlet dari usia dini yang kemudian diberikan pembinaan melalui Cabor.

Selain itu, pemerintah juga perlu menyediakan sarana dan prasarana olahraga seperti yang telah dibangun di Kabupaten Parigi Moutong.

“Fokus Disporapar lebih kepada atlit usia dini. Ketika dianggap sudah layak dan dapat berprestasi, pembinaannya diserahkan ke Cabor,” tegasnya.

Sebelumnya, Disporapar Parigi Moutong juga menyebut perlunya standarisasi Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih dan wasit.

“Untuk mendukung prestasi atlet, perlu dilakukan peningkatan SDM dari setiap Cabang olahraga (Cabor),” ungkapnya.

Terkait peningkatan SDM setiap Cabor lanjut dia, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, Cabor yang jarang terlihat aktif melakukan pembinaan atlet harus diberikan sosialisasi. Tentunya menjadi tugas dan tanggungjawab dari KONI untuk bersama-sama dengan Disporapar melalui bidang yang dipimpinnya rutin memberikan sosialisasi.

Sebagai induk dari Cabor tambah dia, KONI sangat mengetahui jelas. Mana saja Cabor kurang aktif dalam melakukan pembinaan atletnya.

Baca juga: Asosiasi Inventaris Petani Walet Parigi Moutong

Laporan: Rhoy L

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here