Jumat, April 23, 2021

Disperindag Parigi Moutong Segera Sosialisasikan Pemanfaatan Tol Laut

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, segera sosialisasikan pemanfaatan tol laut kepada pengusaha beras.

“Rencananya, kami akan mengadakan FGD dan memasang spanduk terkait tol laut ke seluruh wilayah Parigi Moutong,” ungkap Kepala Disperindag Parigi Moutong, Moh. Yasir, saat dikonfirmasi belum lama ini.

Selain itu kata dia, pihaknya juga akan mengagendakan untuk bertemu dengan para pengusaha beras, guna menyampaikan tentang pemanfaatan tol laut.

“Jadi mungkin selama ini informasi tentang pemanfaatan tol laut, tidak sampai ke telinga mereka, sehingga tidak mengetahuinya pasti kemudahan dan keuntungan dari tol laut itu sendiri,” tuturnya.

Baca juga: Disperindag: Penting, Sertifikasi Halal Produk UMKM di Parimo

Kemudian, saat ini baru satu orang pengusaha beras yang memanfaatkan tol laut itu untuk mengirim barangnya ke luar daerah.

Lanjut kata dia, pemanfaatan tol laut untuk pengiriman beras ke keluar daerah selama satu bulannya bisa mencapai 200 ton.

“Konektivitas harga saat ini sudah diketahui angkanya. Namun, masih di Dinas Pertanian. Kemudian data konsumsi kabupaten masih di Ketahanan Pangan. Dan belum saya ketahui pastinya datanya,” sebutnya.

Ketika datanya sudah ada, pihaknya akan mengurangi jumlah produksi kurangi komsumsi serta cadangan yang dibeli Bulog.

Tujuan kata dia, untuk mengetahui surplusnya. Dan ini kemudian akan dicarikan pasar di luar daerah.

Pemda Parigi Moutong mendorong pengusaha memanfaatkan fasilitas itu untuk meningkatkan perdagangan.

“Tol laut dapat memperluas jangkauan pasar, hingga ke berbagai pelosok negeri,” ucapnya.

Dengan pemanfaatan tol laut kata dia, pengusaha di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bisa meraup keuntungan lebih. Pasalnya, biaya akomodasi komoditas yang dipasarkan bisa lebih murah.

Ia menuturkan, di Parigi Moutong sendiri ada beberapa komoditas unggul dengan produksi melimpah, yang bisa dipasarkan ke luar daerah.

Misalnya, komoditas beras, rempah-rempah, buah-buahan atau komoditas lainnya. Dengan manfaatkan kapal itu, target pasar bisa dibidik.

“Rute kapal tol laut ke Parimo itu, sekitar dua kali dalam satu bulan. Ini mesti dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

Baca juga: FKS Tawarkan Dua Sistem Pemasaran Sarang Burung Walet Parigi Moutong

Laporan: Aldi

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article