Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Disperindag Parigi Moutong Rancang Regulasi Program Kamis Berkah

Disperindag Parigi Moutong Rancang Regulasi Program Kamis Berkah
Foto: Kepala Disperindag Parimo, Moh. Yasir.

Gemasulawesi- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parimo, Sulteng, saat ini tengah merancang regulasi program Kamis Berkah.

“Regulasi itu akan digunakan sebagai dasar pelaksanaan program Kamis Berkah,” ungkap Kepala Disperindag Parimo, Mohammad Yasir saat dihubungi, Jumat 28 Agustus 2021.

Dia mengatakan, tujuan penyusunan regulasi regulasi program Kamis Berkah dimaksud agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan terus berkelanjutan.

Baca juga: Program Kamis Berkah Parigi Moutong: Untuk Pemulihan Ekonomi

Selain itu kata dia, karena program Kamis Berkah itu dilaksanakan untuk mengajak seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) berbelanja ke pasar-pasar tradisional di Parimo, dipandang perlu untuk menuangkan jadwal pelaksanaan.

“Jadi nantinya akan diatur, berapa kali dalam sebulan pelaksanaan Kamis Berkah. Tapi kemungkinan dalam satu bulan empat kali. Hanya saja, ada juga pasar di beberapa kecamatan dilaksanakan seminggu atau sebulan sekali, jadi harus di sesuaikan lagi,” kata dia.

Sosialisasi akan mulai dilaksanakan, jika regulasi regulasi program Kamis Berkah pelaksanaan telah disahkan, entah dalam bentuk surat edaran atau Peraturan Bupati (Perbup).

Nantinya, pihaknya akan meminta petunjuk bagian hukum dan perundang- undangan (Kumdang) sekretariat daerah terkait regulasi program Kamis Berkah.

Program itu dorong peningkatan pertumbuhan ekonomi 

Dia menjelaskan, program Kamis Berkah bertujuan untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di Parimo, dan meningkatkan daya beli masyatakat.

Kemudian, pihaknya berharap pelaksanaan itu juga dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya ASN untuk memanfaatkan keberadaan pasar di wilayah masing-masing. Sehingga, tidak lagi memenuhi kebutuhannya dengan berbelanja keluar daerah.

“Jadi perputaran ekonomi di Parimo juga lebih maksimal lagi, meskipun nanti dilaksanakan seminggu sekali,” ujarnya.

Sesungguhnya kata dia, pihaknya berkeinginan pelaksanaan Kamis Berkah ini dilaksanakan sesegera mungkin, namun kondisi pandemi Covid19 menjadi kendala karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerumunan.   

 “Tapi semua itu masih dalam proses penyusunan. Kami berharap program ini juga mendapatkan dukungan, khususnya para ASN,” ucapnya.

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) laju pertumbuhan PDRB Parigi Moutong menurut lapangan usaha tahun 2020, sebesar -4,92 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2019 sebesar 2,32 persen. (***)

Baca juga: Disperindag Parigi Moutong Segera Sosialisasikan Pemanfaatan Tol Laut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post