Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Dishub Parimo Usul Anggaran Operasional Balai Pengujian Kendaraan Bermotor

Dishub Parimo Usul Anggaran Operasional Balai Pengujian Kendaraan Bermotor
Foto: Kadishub Parigi Moutong, Arman Maulana.

Gemasulawesi– Dishub Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akan mengajukan anggaran senilai Rp276 juta untuk operasional Balai Pengujian Kendaraan Bemotor di Toboli, Kecamatan Parigi Utara.

“Kami sudah sampaikan kepada pihak DPRD, lewat rapat komisi III dua bulan lalu. Kalau memang balai ini bisa memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah, pembiayaannya harus dipenuhi,” ungkap Kepala Dishub Parigi Moutong, Arman Maulana saat ditemui, Selasa 14 September 2021.

Menurutnya, dalam rancangan anggaran yang telah disusun pihaknya, terdapat beberapa komponen pendukung operasional Balai Pengujian Kendaraan Bemotor harus dibiayai, diantaranya penambahan daya listrik 40 KPA kurang lebih senilai Rp100 juta.

Baca juga: KPK Dalami Dugaan Kasus Korupsi Lelang Jabatan Tanjung Balai

Kemudian kata dia, pembiayaan aplikasi sebesar Rp87 juta lebih, kalibrasi alat uji sebesar Rp8 juta, dan pembiayaan petugas kalibrasi.

“Pembiayaan petugas kalibrasi ini, untuk insentif mereka, biaya makan minum, penginapan selama melalukan perbaikan kalibrasi alat uji, dan tranportasi mereka,” jelasnya.

Dia mengatakan, penganggaran pembiayaan balai itu tidak bisa dilakukan secara bertahap, sebab proses pengadaan dan perbaikan berbagai kompenonennya dilakukan satu paket.

Sehingga, ketika pemerintah hanya mengalokasikan anggaran untuk pembiayaan penambahan daya listrik saja ditahap awal, atau sebaliknya. Balai itu tidak akan bisa langsung beroperasi dan memberikan kontribusi PAD.

“Ini adalah paket, kalau satu tidak terpenuhi jelas ini tidak akan berfungsi. Kami harapkan ini diaetujui, karena berkaitan dengan PAD jadi harus digenjot,” ujarnya.

Dia menyebut, apabila pemerintah daerah memberikan dukungan anggaran sebesar Rp276 juta kepada pihaknya, dipastikan dalam kurun waktu dua tahun kedepan total pembiayaan tersebut dapat dikembalikan lagi ke daerah melalui kontribusi PAD.

Apalagi, alat uji kendaraan bermotor itu hanya dimiliki Parigi Moutong, dan bisa dipastikan kendaraan bermuatan baik didalam daerah maupun luar daerah, akan melakukan pengujian di balai itu.

“Rujukan sekarang di Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Semoga saja pemangku kepentingan bisa menyetujui ini, karena jika beroperasi kendaraan bermuatan di seluruh Sulawesi Tengah akan kesini,” pungkasnya.

Selain itu, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan berbagai sektor lainnya untuk memberikan kontribusi PAD, diantaranya parkir tepi jalan, terminal, bus, dan dua sektor terbaru adalah papan reklame serta kepelabuhanan. (***)

Baca juga: BKKBN Sulteng Harap Layanan KB di Parimo Meningkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post