Disdukcapil Kembali Buka Layanan Kependudukan Khusus Warga Suku Bela Parimo

3
85
Disdukcapil Kembali Buka Layanan Kependudukan Khusus Warga Suku Bela Parimo
Kepala Disdukcapil Parimo, Lewis (Foto: Rafii)

Parimo, gemasulawesi.com Dinas kependudukan dan pencatatan sipil atau Disdukcapil Parigi moutong (Parimo), akan kembali membuka layanan kependudukan khusus warga suku bela.

“Sesuai dengan amanat dari Bupati, kami akan kembali menurunkan personil pelayanan kependudukan di Kecamatan Palasa,” ungkap Kepala Disdukcapil Parimo, Lewis, di ruang kerjanya, Selasa, 5 November 2019.

Ia mengatakan, layanan khusus kepada warga Suku Bela di Kecamatan Palasa Parigi Moutong, diperuntukkan bagi yang belum terlayani beberapa waktu lalu.

Sebagian warga lanjut dia, belum terlayani pengurusan data kependudukannya. Alasannya, saat itu bertepatan dengan pelayanan dari beberapa desa sekitar. Sehingga, sebagian warga Suku Bela terpaksa kembali membawa pulang berkasnya.

Baca juga: Guru Honorer Parimo Bisa Ikuti Sertifikasi, Ini Syaratnya

Kemudian, pihaknya masih merancang data awal sebagai bahan dan data pelayanan di wilayah Ulatan, Bobalo dan Bambasiang yang sebagian warganya belum seluruhnya dilayani. Namun, waktu pelayanan khusus belum ditentukan. Pasalnya, pasca selesai pendataan mobile selama berbulan-bulan, personil masih butuh waktu beristirahat.

“Kami perlu meningkatkan performa model pelayanan agar dapat lebih cepat dan data lebih akurat,” jelasnya.

Ia melanjutkan, warga diharapkan membawa seluruh data diri asli. Dan dihimbau tidak perlu diwakili siapapun. Tujuannya, agar warga dapat diuntungkan dengan pelayanan yang tidak membutuhkan waktu lama. Jadi, warga tidak perlu lagi bolak-balik ke kantor Disdukcapil.

Kalau tidak bersinergi dengan baik kata dia, akan ada bias informasi terkesan warga dipersulit. Sementara itu, terdapat cara mudah dengan membawa seluruh data diri aslinya.

Baca juga: Operasi Gabungan Zebra Tinombala Parimo 2019, 631 Kendaraan Kena Tilang

Sehingga, Disdukcapil dapat mengeluarkan seluruh dokumen kependudukan yang berhak dimiliki warga dalam satu kali proses pengurusan.

“Pelayanan yang diberikan dapat tuntas dalam satu Kepala Keluarga (KK). Agar biodata dalam KK berkesesuaian. Sesuai dengan motto Disdukcapil, bekerja dengan cepat dan akurat,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga akan membuka kembali pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi setelah melihat banyaknya kebutuhan layanan dokumen kependudukan di RSUD Anuntaloko.

Baca juga: Tidak Sesuai Spek, CV Satria Group Terancam Ganti Material Jalan

Semula layanan diberhentikan sementara. Alasannya, pihaknya lagi memperbaiki sistem layanan dan menjadwalkan kembali personil lapangan serta penambahan sejumlah alat pendukung.

Selain kurangnya alat pendukung, kekurangan personil juga menjadi kendala. Alasannya, beberapa operator yang diturunkan sebagai pelayanan keliling di 18 kecamatan. Dan sebagian lainnya diutus ke kantor perwakilan Tinombo.

“Pelayanan terakhir tinggal Kecamatan Kasimbar minggu ini. Sudah 18 kecamatan yang ditangani. Kecuali, ex Parigi dan Tinombo. Diharapkan warga yang belum sempat dilayani agar langsung datang langsung ke Disdukcapil,” tutupnya.

Baca juga: Ini Peran Riset Terkait Kebijakan Strategis Pembangunan Parimo

Laporan: Muhammad Rafii

3 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan