Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Disdikbud Parimo Susun Panduan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Disdikbud Parimo Susun Panduan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Foto: Kabid Manajemen SD, Ibrahim.

Gemasulawesi– Disdikbud Parimo, Sulteng, sedang menyusun panduan pembelajaran tatap muka terbatas, ditargetkan akan mulai digelar pada bulan September 2021.

“Panduan itu berkaitan dengan mekanisme pelaksanaan pembelajaran kategori level III,” ungkap Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar Disdikbud Parimo, Ibrahim saat ditemui, Selasa 31 Agustus 2021.

Menurut dia, meskipun Gubernur Sulteng telah mengeluarkan surat edaran, pihaknya tidak akan serta merta melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Satgas Evaluasi Ujian Sekolah Tatap Muka di Parigi Moutong

Sehingga, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepala Disdikbud nomor :421.2/3057/Disdikbud, perihal pemberitahuan persiapan sekolah tatap muka terbatas kategori level III tahun ajaran baru 2021/2022 tertanggal 30 Agustus 2021.

Salah satu poin menegaskan, seluruh satuan pendidikan tidak diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka, sebelum adanya surat edaran Bupati memuat panduan tentang mekanisme pelaksanaan pembelajaran tatap muka PPKM level III.

“Surat edaran kepala dinas itu juga kami buat, karena banyaknya pertanyaan dari satuan pendidikan dengan adanya edaran Gubernur,” kata dia.

Kemudian kata dia, surat edaran Bupati itu baru bisa dikeluarkan usai mendapatkan persetujuan atau rekomendasi dari Satgas Penanganan covid19.

Ibrahim menuturkan, persyaratan untuk mendapatkan rekomendasi itu harus terlebih dahulu menyiapkan panduan pembelajaran tatap muka.

“Saat kami meminta rekomendasi pembelajaran tatap muka beberapa waktu lalu, Satga juga meminta panduan seperti ini, jadi mereka tidak akan bingung lagi, ketika kami meminta rekomendasi yang sama saat ini. Sebab, panduan itu telah kami lengkapi,” ucapnya.

Baca juga: KPAI Dorong Pemerintah Tunda Pembelajaran Tatap Muka

Prasarana pendukung pencegahan covid19 di sekolah sudah tersedia

Terkait sarana dan prasarana pendukung untuk pencegahan covid19 di lingkungan satuan pendidikan kata dia, telah dilengkapi pihak sekolah jauh hari sebelumnya.

Hanya saja, tinggal memperbaharui surat izin pembelajaran tatap muka dari orang tua atau wali peserta didik.

“Sebelumnya izin orang tua sudah ada. Cuman menurut kami harus diperbaharui lagi, siapa tahu ada yang tidak memberikan izin, maka kami tidak bisa memaksakan,” kata dia.

Dalam panduan pembelajaran tatap muka itu juga akan mengatur jumlah siswa masuk sekolah, untuk menekan angka penyebaran.

Hanya saja, jika ada dalam satuan pendidikan terdapat kasus positif, maka pembelajaran tatap muka akan dihentikan.

“Banyak panduan yang akan kami finalisasi. Bahkan mungkin kami juga akan meminta peta penyebaran kasus per kecamatan ke Satgas, jika dibutuhkan,” kata dia.

Usai panduan pembelajaran tatap muka itu tersusun, pihaknya akan melakukan finalisasi diinternal dinas, jika telah disepakati.

Ia menambahkan. akan mengajukan ke Satgas Penanganan covid19, kemudian apabila rekomendasi diberikan, maka surat edaran Bupati baru akan diterbitkan, sebagai kepastian pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan digelar.

Baca juga: Juli Mendatang, Jadwal Pembelajaran Tatap Muka di Parigi Moutong

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post