Kamis, Mei 6, 2021
BerandaPARIGI MOUTONGDisdikbud Parigi Moutong: Ujian Sekolah di Rumah Berjalan Normal

Disdikbud Parigi Moutong: Ujian Sekolah di Rumah Berjalan Normal

- Advertisement -spot_img

Berita parigi moutong, gemasulawesi.comDinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong (Parimo) menyebut pelaksanaan Ujian Sekolah yang dilaksanakan di rumah masing-masing siswa berjalan normal.

“Pelaksanaan Ujian Sekolah tingkat Sekolah Dasar di Parigi Moutong hingga 15 April 2020, berjalan dengan baik tanpa ada hambatan,” ungkap Kabid SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Ince Pina, via telpon selular, Rabu 15 April 2020.

Ia mengatakan, selama ini tidak ada kendala yang terjadi, keseluruhan pelaksanaan UN semua berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan.

Pelaksanaan Ujian Sekolah di rumah lanjut dia, bertujuan guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19 yang saat ini menjadi momok menakutkan di dunia.

Meskipun pelaksanaan Ujian Sekolah di rumah masing masing. Namun, siswa tetap mendapat pendampingan dari guru dan walinya.

“Pelaksanaan Ujian Sekolah di rumah dilaksanakan selama tiga hari, namun ada juga sekolah melaksanakan hingga lima hari,” jelasnya.

Hal itu dilakukan kata dia, karena beberapa sekolah melaksanakan ujian satu hari per mata pelajaran. Jadi, pelaksanaan ujian itu berdasarkan kebijakan sekolah masing masing.

Sedangkan untuk mata pelajaran (mapel) yang diujikan kata dia, tiga mapel umum. Serta ada beberapa mapel tambahan untuk tingkat Sekolah Madrasyah Ibtidaya (MI)

Lebih jauh dia mengurai, untuk jadwal pelaksanaan ujian tersebut, dilaksanakan sejak 6 hingga 18 April 2020. Sehingga pelaksanaan Ujian Sekolah dilakukan kembali ke masing masing satuan pendidikan sekolah, namun tidak melewati kurun waktu yang sudah ditentukan.

“Kami tidak menekankan kepada setiap sekolah yang melaksanakan ujian. Namun, kami selalu memantau setiap peserta siswa yang melaksanakan ujian di rumah,” tegasnya.

Sebelumnya, pemerintah menghapus Ujian Nasional (UN) SD dan SMP tahun 2020. Opsi ujian sekolah bertaraf nasional sebagai penggantinya.

“Mendikbud sudah menyampaikan seperti itu lewat beberapa pemberitaan,” tutur Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, melalui pesan whatsapp, Selasa 24 Maret 2020.

Ia mengatakan, pihaknya tinggal menunggu Surat Edaran secara resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI terkait pembatalan itu. Sekaligus langkah tindak lanjut di lapangan.

Baca juga: Kontak Langsung Positif Corona Asal Sigi, Orang Tua Pasien Domisili Parigi Moutong Masuk ODR

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.