Disdikbud Parigi Moutong Sosialisasi Program Percepatan Akreditasi

waktu baca 2 menit
Foto Istimewa

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, menggelar sosialisasi pendampingan program percepatan akreditasi Sekolah Dasar (SD) sebanyak 422 di daerah itu.

Sekretaris Disdikbud Sunarti mengatakan Bidang Pembinaan Sekolah Dasar merencanakan kegiatan bimbingan sosialisasi program percepatan belajar ini karena akreditasi dinilai sangat penting karena menunjukkan citra sekolah sebagai sarana pendidikan, pengembangan dan peningkatan mutu.

“Akreditasi ini juga menjadi bahan penilaian untuk menentukan layak tidaknya satuan pendidikan menyelenggarakan pendidikan, yang tentunya dilakukan melalui akreditasi untuk mendapatkan pengakuan mutu melalui proses penilaian yang berwenang, dalam hal ini Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah,” ujarnya. ketika kami bertemu pada hari Rabu 06 Juli 2022.

Dijelaskannya, hampir sebagian sekolah masih belum terakreditasi, ada yang sudah terakreditasi namun empat tahun sudah lewat atau kadaluarsa, karena melihat masa waktunya.

Baca: Cegah Wabah PMK, Pemrov Sulawesi Barat Bentuk Tim Satgas

Ia berharap seperti sekolah yang sudah terakreditasi tapi perlu menaikkan nilai dari B ke A, dengan begitu sekolah juga dapat diukur, khususnya SD di Parigi Moutong.

“Misalnya SD di Parigi Moutong menjamin mutu pendidikan dengan mengevaluasi delapan standar pendidikan. Karena akreditasi tersebut memiliki tingkat akreditasi A, B dan C,” jelasnya.

Menurutnya, jika ada sekolah yang masih terakreditasi C, maka sudah menjadi tugas untuk mempersiapkan segala sesuatunya, baik sarana prasarana maupun usulan guru untuk menaikkan statusnya menjadi B, kekurangan tersebut harus diperbaiki.

Dengan itu, akan menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan untuk menetapkan pedoman bagi sekolah yang berpredikat A, B atau C.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Ibrahim mengatakan, tujuan dari RPJMD dan Renstra Disdikbud adalah pendidikan yang berkualitas, terbukti dengan tercapainya nilai akreditasi minimal B yang sudah mencapai 50 persen.

“Kalau 50 B kalau kita bagi, jelas yang mendapat akreditasi A atau C masing-masing telah mencapai 50 persen,” tutupnya. (*/Ikh)

Baca: P2KB Sulawesi Tengah Tekankan Penanganan Stunting di Parigi Moutong

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.