2Banner GIF 2021

Disdikbud: Orang Tua Diimbau Dampingi Tumbuh Kembang Anak

Disdikbud: Orang Tua Diimbau Dampingi Tumbuh Kembang Anak
Foto: Kabid PAUD Disdikbud Parigi Moutong, Nurlina. Disdikbud: Orang Tua Diimbau Dampingi Tumbuh Kembang Anak.

Gemasulawesi– Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Dikmas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Nurlina Sani mengimbau orang tua untuk terus mendampingi tumbuh kembang anak, agar menjadi generasi maju dan mandiri.

“Kami mengimbau orang tua untuk meluangkan waktunya mendampingi anaknya bermain sambil belajar,” ungkap Nurlina melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 3 November 2021.

Dia menyebut, orang tua harus mendampingi tumbuh kembang anak dari awal masa kehidupan serta melakukan berbagai aktivitas dan menerapkan pola asuh yang tepat.

Baca juga: Tagana Masuk Sekolah Siapkan Generasi Sadar Bencana

Selain itu, kondisi yang kedua yaitu perlu mengembangkan keterampilan berpikir dan kreativitasnya.

“Kemudian yang ketiga yaitu perkembangan emosinya pun diharapkan baik, ia jadi percaya diri dan mandiri,” ujarnya.

Dalam kondisi saat ini, menurut dia, peran orang tua menjadi sangat penting karena berbagai keterbatasan yang dialami di masa pandemi Covid19. Sebab, orang tua harus mendampingi agar anak tetap bahagia dengan merdeka belajar, dan bermain.

Sehingga, dibutuhkan koordinasi secara intens antara orang tua dan guru PAUD ditempatnya belajar, apalagi saat ini baru dimulai kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Saat memulai pelaksanaan pembelajaran tatap muka juga dibutuhkan pendampingan orang tua terhadap anaknya,” ucapnya.

Dua tahun belakangan ini kata dia, gebyar PAUD tingkat Kabupaten Parigi Moutong tidak dapat dilaksanakan, akibat penerapan pembatasan kegiatan masyarakat.

Padahal, momen itu merupakan hari berbahagianya siswa PAUD, ditandai dengan berkumpul dan menampilkan kreasi anak-anak itu.

Baca juga: Oknum Pendamping PKH Parigi Moutong Jadi Tersangka

“Akibat pandemi ini, kreasi secara nyata siswa PAUD tidak mungkin dilakukan. Tetapi hakikat dari gebyar PAUD itu adalah, menjaga dan mendampingi anak-anak itu agar tetap bahagia dalam masa tumbuh kembangnya,” ungkapnya.

Diketahui, PAUD merupakan ruang ekspresi yang dapat membantu proses perkembangan anak lebih optimal. Tujuannya adalah untuk membentuk anak yang berkualitas sebelum memasuki pendidikan dasar, serta mengarungi kehidupan setelah dewasa kelak. (***)

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Minta Pemuka Agama Kampanye Prokes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post