Dinsos Gagal Validasi Data Penerima BPJS Parimo

0
90
Ayub Anshari, (Dokumentasi Geamasulawesi.com)
SHARE

Laporan: Muhammad Rafii

Parimo,Gemasulawesi.com– Dinas Sosial Kabupaten Parimo, gagal lakukan validasi data warga calon penerima kartu BPJS, sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

Pemerintah Daerah Kabupaten Parimo, dibawah pimpinan Samsurizal Tombolotutu kembali menunjukan ketidakseriusanya dalam mewujudkan sistem UHC, yaitu layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kategori kurang mampu, yang sudah dianggarkan melalui APBD 2019. Pasalnya, validasi data melalui Dinas Sosial yang dipimpin Elvis Tombolotutu, telah melewati batas waktu yang ditargetkan.

Ditemui Gemasulawesi.com diruang kerjanya, Bidang Penanganan Fakir Miskin bagian Data dan Informasi Dinas Sosial, Ayub Anshari, membenarkan jika validasi data warga calon penerima kartu BPJS telah melewati batas waktu yang disepakati. Menurutnya, keterbatasan sumber daya manusia di desa yang dapat mengimput data dan jaringan komunikasi (network) menjadi salah satu faktor lambatnya informasi ke TKSK maupun langsung ke Dinas Sosial.

“Kami masih hanya memberikan pengarahan singkat kepada aparatur desa yang diberi tanggungjawab tentang tata cara pengimputan data calon penerima kartu BPJS ini.  Semoga datanya cepat selesai, dimana target datanya seharusnya rampung pada 25 Januari 2019,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, petugas TKSK Kecamatan Parigi Selatan, Wawan mengungkapkan, dirinya masih sementara melakukan pendataan calon penerima kartu BPJS yang tersebar di seluruh desa yang ada dikecamatan tersebut. Senin, 04 Februari 2019.

“Saat ini tahapannya masih menunggu pembaruan data dari masing-masing desa,” ujarnya.

Untuk data tersebut kata ia, desa masih melakukan verifikasi di lapangan terkait administrasi nama dan alamat masing-masing warga. Verifikasi data di targetkan rampung pada pertengahan bulan Februari nanti. Setelah rampung lanjut ia, data tersebut kemudian dirangkum di tingkat kecamatan lalu terakhir diserahkan ke pihak kabupaten melalui Dinas Sosial.

“Sementara ini baru ada data awal calon penerima kartu BPJS dari desa Dolago sebanyak 2200 warga,” jelasnya.

 

 


SHARE

Tinggalkan Balasan