Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

Dinkes Parigi Moutong Optimis Vaksinasi Guru Tuntas Juni Ini

Must read

Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, optimis vaksinasi guru dan tenaga pendidikan dapat dituntaskan sebelum tahun ajaran baru berlangsung.

“Pelaksanaan vaksinasi ditargetkan selesai pada bulan Juni ini. Itu termasuk tenaga guru,” ungkap Kadinkes Parigi Moutong, Ellen Ludya Nelwan di temui di ruang kerjanya, Jumat 11 Juni 2021.

Sebanyak 1700 vaksin covid 19 telah tiba di Parigi Moutong beberapa waktu lalu. Dan saat ini bidang pencegahan dan pengendalian penyakit telah mengatur pembagian, serta pendistribusian vaksin itu ke sejumlah Puskesmas di wilayah utara.

Kemudian proses vaksinasi guru dan tenaga kependidikan serta Lansia nantinya, akan dilaksanakan di setiap Puskesmas sesuai dengan domisili masing-masing.

Sebab, pelaksanaan vaksinasi tidak dapat ditangani langsung secara keseluruhan, di kantor Dinkes Parigi Moutong.

Baca juga: Sekda Parimo Siap Vaksinasi Perdana Covid 19

“Jadi karena vaksin terbatas, kami masih melayani pelayan publik lebih dahulu,” sebutnya.

Ia menuturkan, saat ini proses vaksinasi guru dan tenaga kependidikan sudah mencapai 50 persen.

Baca juga: Puluhan Ribu Vaksin Covid 19 Sulteng Tiba di Kota Palu

Sehingga kedepan, jika Parigi Moutong kembali mendapatkan stok vaksin covid 19 dari pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, vaksinasi guru dan tenaga kependidikan diprioritaskan.

“Ribuan vaksin didistribusikan ini, tidak seluruhnya untuk guru, tapi juga untuk Lansia,” jelasnya.

Baca juga: Ketua DPRD Sayutin Siap Ikut Suntik Vaksin Covid 19 di Parimo

Selain vaksinasi guru dan tenaga kependidikan serta Lansia, Dinkes menargetkan seluruh warga Parigi Moutong, dapat terselesaikan pada bulan Juni ini.

Hanya saja, terdapat berbagai kendala, karena masih juga ditemukan warga menolak menjalani vaksin.

Baca juga: Ini Target Penerima Vaksin Covid 19 Sulteng

Baca juga: Fadli Zon Geram Garuda dan PLN Utang Menggunung

Tetapi, pihaknya tetap gencar melakukan sosialisasi kepada warga, agar meningkatkan kesadaran warga, akan pentingnya menjalani vaksin covid 19.

“Seperti para Lansia. Mereka menolak karena melihat informasi di televisi dan Medsos, banyak meninggal karena vaksin,” tutupnya.

Baca juga: Maret 2021, Jadwal Lansia Suntik Vaksin Covid di Kota Palu

Baca juga: Ribuan Jamaah Calon Haji Sulawesi Tengah Batal Berangkat

Laporan: Novita Ramadhani

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article