2Banner GIF 2021

Dinas PUPRP Usul Pembangunan Dua Jembatan ke Pemprov

Dinas PUPRP Usul Pembangunan Dua Jembatan ke Pemprov
Foto: Kabid Bina Marga, Dinas PUPRP Parigi Moutong, I Wayan Mudana. Dinas PUPRP Usul Pembangunan Dua Jembatan ke Pemprov.

GemasulawesiDinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Parigi Moutong, mengusulkan pembangunan lanjutan dua jembatan ke Pemprov Sulawesi Tengah, karena minimnya anggaran daerah.

“Diawal kemarin, ada tiga ruas jembatan kami usulkan ke Pemprov Sulawesi Tengah, yakni jembatan jalur dua Desa Bambalemo, jembatan penghubung Desa Jono Kalora-Baliara, dan jembatan cabang tiga Desa Moutong. Tetapi baru satu yang disahuti,” ungkap Kabid Bina Marga, Dinas PUPRP Parigi Moutong, I Wayan Mudana, saat ditemui di Parigi, Selasa 9 November 2021.

Dia mengatakan, pembangunan dua jembatan yang belum disahuti penganggarannya itu, diupayakan direalisasikan pada APBD Pemprov Sulawesi Tengah tahun 2022 mendatang.

Baca juga: Kasus Suap Jembatan Palu IV, Kejati Sulteng Periksa 53 Saksi

Berdasarkan estimasi kata dia, anggaran pembangunan lanjutan jembatan penghubung Desa Jono Kalora-Baliara menelan biaya kurang lebih Rp4,5 miliar. Sementara jembatan jalur dua Desa Bambalemo, pihaknya tidak mengetahui pasti.

Namun, dipastikan proyek pemabngunan lanjutan jembatan itu, tidak dapat dianggarkan melalui APBD Pemda Parigi Moutong tahun 2022 mendatang, karena kondisi keuangan daerah yang masih minim akibat pandemi covid19.

“Saya belum bisa memastikan, apakah ini bisa direalisasikan nanti. Tetapi sudah ada signal dari komunikasi yang saya bangun di Pemprov. Sekarang saya belum follow up lagi, karena kesibukan pemeriksaan BPK RI,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, bukan hanya pada proyek pembangunan jembatan saja, kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi jalan juga tidak dapat dianggarkan melalui APBD tahun 2022 mendatang.

Pihaknya, hanya mengharapkan Dana Alokasi Khusus bersumber dari APBN, dan beberapa titik ruas jalan telah diusulkan dan akan mendapatkan bantuan.

“Saya berharap usulan dua jembatan itu juga mendapatkan respon melalui APBD Pemprov. Supaya masyarakat bisa segera memanfaatkan jembatan itu,” ujarnya.

Dia menyebutkan, untuk jembatan yang telah direspon pada (APBD) Perubahan Pemprov tahun 2021 ini yakni, jembatan cabang di Desa Moutong, sebesar Rp11,5 miliar. Saat ini telah melalui proses tender, dan rencananya akan mulai dikerjakan pada tahun 2022 mendatang. (***)

Baca juga: DPUPRP Usul Empat Jembatan Rusak Dapat Bantuan BNPB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post