Dinas Kesehatan Parigi Moutong Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Penyemprotan Untuk Pencegahan Sebaran Virus Covid-19

14
Dinas Kesehatan Parigi Moutong Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Penyemprotandisinfektan di Kantor Layanan Dukcapil Parigi Moutong
Jangan Lupa Share

Parigi moutong, gemasulawesi.comDinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh kantor layanan publik dan fasilitas umum.

“Langkah penyemprotan cairan disinfektan di seluruh kantor layanan publik Parigi Moutong perlu dilakukan. Tujuannya, untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Revi J.N Tilaar, di kantor Dinas Kesehatan, Rabu 18 Maret 2020.

Rencananya, penyemprotan cairan disinfektan akan dilakukan selama tiga hari, dimulai 18-21 Maret 2020. Kegiatan dilaksanakan setelah seluruh aktivitas perkantoran berakhir. Yaitu pada pukul 13.30 hingga 17.00 WITA.

Hari pertama penyemprotan cairan disinfektan dipusatkan pada kantor Bupati Parigi Moutong dan kantor layanan publik dalam Kota Parigi. Mengingat, jarak antara kantor yang berdekatan.

Sedangkan, khusus untuk beberapa wilayah kecamatan, penyemprotan cairan disinfektan berada dalam tanggungjawab Fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) Kecamatan. Waktu pelaksanaannya selama dua hari, dimulai pada 19-20 Maret 2020.

“Bahan utama yang dipakai untuk campuran disinfektan adalah clorin. Dicampurkan bersama air dalam wadah penyemprot,” jelasnya.

Ia melanjutkan, penyemprotan disinfektan itu bertujuan agar mengurangi bahaya mikroorganisme terutama di lingkungan kerja.

Selain kantor layanan publik, Dinas Kesehatan juga akan melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah ibadah.

Dari pengamatan gemasulawesi.com pada kegiatan penyemprotan disinfektan, petugas nampak mencampurkan clorin (bahan yang mengandung etanol) dengan 10 liter air di lokasi target penyemprotan.

Setelah tercampur secara merata, petugas lalu menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan kantor tanpa ada yang terlewatkan. Tim yang terlibat sudah dibekali prinsip perilaku hidup bersih dan sehat.

Selain upaya penyemprotan disinfektan, sebelumnya Pemda Parigi Moutong juga mengeluarkan himbauan untuk pencegahan penyebaran corona.

Berikut himbauannya:

Pertama, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berusia 50 tahun keatas dibolehkan bekerja dari rumah namun tetap mengaktifkan HP android selama 24 Jam.

Kedua, bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan pelayanan publik, membatasi waktu pelayanan hingga pukul 11.00 WITA. Dan seluruh OPD memulangkan pegawai pukul 14.00 WITA dengan tetap memperhatikan mekanisme daftar hadir.

Ketiga, OPD tidak melaksanakan upacara hari senin dan apel biasa setiap hari kerja, himbauan dan perintah pimpinan disampaikan melalui medsos atau grup whatsapp resmi Pemda.

Keempat, Dinas Pendidikan dan Kebuudayaan Parigi Moutong menghimbau kepada seluruh sekolah TK, SD dan SMP untuk mengurangi jam pelajaran dan memulangkan siswanya lebih awal.

Kelima, Dinas Kesehatan dan seluruh pelayanan kesehatan masyarakat, pro aktif dan mengambil langkah kongkrit serta tindakan medis apabila terdapat gejala penyebaran virus Corona.

Keenam, tidak melaksanakan kegiatan dengan melibatkan masyarakat dalam jumlah besar baik di dalam maupun di luar gedung.

Ketujuh, himbauan Bupati Parigi Moutong ini berlaku mulai 16 Maret 2020 sampai 14 hari kerja kedepan.

Baca juga: DPUPRP Parigi Moutong Wacanakan Tambah Fasilitas Taman

Laporan: Muhammad Rafii

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.