Diguyur Hujan Enam Jam, Tolitoli Dihantam Banjir

waktu baca 3 menit
Ket Foto: Banjir Hantam Tolitoli. (Foto/Istimewa)

Toli-toli, gemasulawesi – Diguyur hujan kurang lebih enam jam sejak pukul 2.00 dini hari Rabu, 23 Maret 2022, Desa Galumpang Kabupaten Tolitoli dihantam banjir. Banjir diakibatkan sungai yang berada di Desa Galumpang tidak mampu menampung debit air akibat curah hujan yang tinggi.
Akibat banjir tersebut jalur trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Tolitoli dan Buol terputus total, 10 rumah juga dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.

Baca: Lapas Klas I Tangerang Terbakar, 41 Tahanan Meninggal

Sementara itu, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng Andi Sembiri yang dikonfirmasi, mengatakan, penyebab banjir adalah intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan debit air meningkat di sungai yang berada di Desa Galumpang.
Ia mengungkapkan, 10 rumah warga baik rumah semipermanen berdinding kayu maupun permanen berdindingkan tembok beton hanyut terbawa arus banjir.
Pemilik rumah kata dia, tidak sempat menyelamatkan barang berharga miliknya yang berada didalamnya. Untungnya saat kejadian pemilik dan keluarganya sempat menyelamatkan diri dari terjangan banjir tersebut.
“Kondisi terkini listrik masih padam, air jgua masih menggenangi rumah warga. Beruntungnya tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Baca: Banjir di Tolitoli, 350 KK Mengungsi

Kata Andi, saat ini warga Desa Galumpang untuk sementara memilih mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terdampak banjir.
Tim reaksi cepat BPBD sedang melakukan pendataan korban dan infrastruktur dan melakukan koordinasi dengan apparat desa setempat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media ini, akibat banjir itu mengakibatkan, 2 Kecamatan, 5 Kelurahan, dan 10 Desa ikut terdampak. Data itu menyebutkan, Kecamatan Galang di Desa Kalangkangan, Desa Ginunggung, Desa lalos, Desa Tende, Desa Sabang, Desa Aung, Bajugan dan Desa Ogomoli dan Kecamatan Baolan di Kel. Baru, Kel. Tuweley, Kel. Tambun, Kel. Sidoarjo, Kel. Nalu, Desa Buntuna, dan Desa Dadakitran adalah wilayah terdampak banjir.

Baca: Bekuk Pengedar, Polisi Temukan Puluhan Gram Sabu di Tolitoli

Sementara itu banjir pada wilayah Lembah Kecamatan baolan Kabupaten Tolitoli juga merendam puluhan rumah, pertokoan dan fasilitas umum lainnya.
Dikutip dari portal berita putra bhayangkara, saat ini personil Brimob diterjunkan untuk membantu warga terdampak banjir.
Danki IV Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulteng yang bermarkas di Tolitoli Iptu Two Bagus mengatakan, telah mengerahkan personel Brimob untukm hadir di lokasi, memantau situasi untuk mengambil Langkah lanjutan yang dibutuhkan warga setempat.
“Tim kami sudah dilapangan saat ini membantu warga terdampak bencana banjir,” tuturnya.
Ia menjelaskan, sejumlah ruas jalan terputus dan mengakibatkan jembatan penghubung jalan trans Sulawesi tidak dilalui.
Ia bersyukur, hingga saat ini belum ada korban jiwa dilaporkan terjadi akibat banjir yang lemanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tolitoli. (fan)

Baca: Miliki Sabu 2,46 Gram, Polisi Ringkus Pegawai Honorer Tolitoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.