fbpx

Diduga Virus Cacar Monyet Menular Lewat Hubungan Seks Sesama Jenis

waktu baca 3 menit

Kesehatan, gemasulawesi – Diduga virus cacar monyet berkaitan dengan hubungan seks antara pria dan pria, hal itu berdasarkan keterangan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan pasalnya sejumlah kasus cacar monyet yang teridentifikasi diantara pria yang melakukan hubungan seks sesama jenis.    

Bahkan hingga 21 Mei 2022, terdapat 92 kasus virus cacar monyet di negara non-endemi yang dikonfirmasi oleh WHO. Tes laboratorium menunjukkan bahwa kasus yang terdeteksi berasal dari Afrika Barat.

“Sampai saat ini, semua kasus yang sampelnya telah dikonfirmasi dengan tes PCR telah diidentifikasi dari clade Afrika Barat,” kutip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diketerangan situs resminya, pada hari Senin 23 Mei 2022.    

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan, pengurutan genom sampel swab di Portugal menunjukkan kecocokan antara virus cacar monyet yang sekarang menyebabkan wabah dan virus dari Nigeria, yang kasusnya diekspor ke Inggris, Israel, dan Singapura pada 2018 dan 2019.    

Baca: 12 Rekomendasi Tempat Wisata Kuningan Jawa Barat

Memikirkan penambahan kasus di berbagai negara, apa penyebab cirus cacar monyet? Periksa informasi berikut.

Cacar monyet merupakan salah satu penyakit yang dapat menular disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet.

Hasil identifikasi menjelaskan ada dua jenis virus cacar monyet yaitu dari grup Afrika Barat dan grup dari Congo Basin (Afrika Tengah). Perbedaan antara keduanya adalah bahwa virus Afrika Barat cenderung menyebabkan gejala yang lebih ringan.

“Infeksi pada manusia dengan clade Afrika Barat tampaknya menimbulkan gejala yang cukup lebih ringan dibandingkan dengan clade Congo Basin. Angka kematiannya sekitar 3,6% dibandingkan clade Congo Basin yang mencapai 10,6%,” jelas WHO.

Penularan dapat terjadi ketika seseorang yang pernah bersentuhan dengan hewan ataupun manusia yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi langsung virus. cacar monyet, virus masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan dan juga selaput lendir mata, hidung, mulut.

Namun, penyakit cacar monyet yang saat ini menyebar diduga juga ditularkan secara seksual. WHO mengungkap potensi virus cacar monyet berkaitan dengan hubungan seks manusia. Alasan untuk ini adalah bahwa sejumlah kasus cacar monyet telah diidentifikasi di antara pria sesama jenis yang mencari perawatan primer di klinik kesehatan seksual.

Selain itu, WHO juga memastikan bahwa cacar monyet dapat ditularkan melalui kontak dekat.

“Bukti saat ini menunjukkan kalau mereka yang paling berisiko untuk terkena cacar monyet adalah mereka yang pernah melakukan kontak fisik dekat dengan penderita cacar monyet yang masih menunjukkan gejala,” ucap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diketerangannya.    

WHO juga menjelaskan, orang yang memiliki kontak dekat dengan orang yang menular memiliki risiko infeksi yang lebih tinggi. Ini termasuk petugas kesehatan, anggota rumah tangga dan pasangan seksual. (*)

Baca: Disangka Begal Anggota Babinsa di Makassar Dikeroyok Oleh Warga

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.