Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Diduga Oknum Kepsek Main Tambang Ilegal di Parigi Moutong

Diduga Oknum Kepsek Main Tambang Ilegal di Parigi Moutong
Foto: Sekolah tempat kerja oknum Kepsek diduga kesampingkan tugas.

Gemasulawesi– Diduga oknum Kepsek main tambang ilegal di Desa Kayuboko, Parigi Moutong.

Dari informasi berhasil dihimpun, Kepsek di SDN Baliara bernama Ibrahim Kulas itu, bahkan diduga sampai kesampingkan tugas di sekolah.

“Kalau tambang itu, sore,” pengakuan Ibrahim Kulas, saat dikonfirmasi terkait dugaan Kepsek main tambang ilegal, via sambungan telepon, Kamis 26 Agustus 2021.

Baca juga: Disdikbud Parimo Ancam Ganti Kepsek Lambat Lapor Dana Bos

Namun, dia membantah aktifitasnya di tambang emas ilegal Desa Kayuboko kesampingkan tugas sebagai Kepsek di SDN Baliara.

Ibrahim Kulas, oknum Kepsek main tambang ilegal mengklaim sejauh ini koordinasinya dengan Disdikbud Parimo masih berjalan.

Hasil koordinasi itu dibuktikannya dengan terlaksananya sosialisasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 di sekolahnya, diawal pekan ini. Kata Ibrahim Kulas, oknum Kepsek main tambang ilegal.

“Itu tidak benar. Dari Kepala bidang (Disdikbud) juga meminta dilaksanakan sosialisasi,” jelasnya.

Dia menyebut, keterlibatannya di tambang emas ilegal Desa Kayuboko bukan sebagai pekerja tambang. Namun, hanya menyediakan mesin ketika ada seseorang membutuhkan. Tapi ia tidak menyebutkan secara detail mesin apa dimaksud.

Terkait soal ilegalnya tambang emas di Kayuboko, pihaknya telah berkoordinasi dengan APRI. Sehingga, pihaknya hanya bermaksud membantu warga di Desa Kayuboko.

Baca juga: Warga Lobu Mandiri dan Baliara Terkonfirmasi Positif Corona

Disdikbud akan tindaklanjuti persoalan Kepsek SDN Baliara

Semantara itu, Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar (SD) Disdikbud, Ibrahim mengatakan, pihaknya akan menindaklajuti persoalan itu dengan memastikan keaktifan Kepsek itu di sekolah.

Terkait dengan koordinasi disebut-sebut sang Kepsek, pihaknya menegaskan selama dirinya menjabat sebagai Kepala Bidang Manajemen SD, Ibrahim Kulas belum pernah melakukan koordinasi dengannya secara langsung.

“Tapi tidak tahu, kalau koordinasi ke kepala seksi atau pihak lain di dinas. Kalau dengan saya belum pernah,” ucap Ibrahim.

Baca juga: Diduga Main Tambang, Disdikbud Parimo Panggil Kepsek Ibrahim Kulas

Berdasarkan surat edaran Kepala Disdikbud Parimo, diinstruksikan kepada seluruh kepala sekolah dan guru untuk tetap melakukan aktifitas di lingkungan sekolah selama masa pandemi covid19.

Sehingga, pembelajaran daring, online, maupun modul dilakukan satuan pendidikan. Tidak boleh dilakukan di rumah.

“Jadi seluruh guru itu harus terfokus di sekolah. Jadi nanti kami akan cek kepada Korwil-nya, untuk memastikan hal itu,” pungkasnya.

Baca juga: Kepsek SMP Satap Tiga Parigi Selatan Disebut Malas Berkantor

Laporan: Novita Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post