Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Diduga Mesum di Mobil, YouTuber di Aceh Dijerat Hukum Syariat

Diduga Mesum di Mobil, YouTuber di Aceh Dijerat Hukum Syariat
Foto: Illustrasi Diduga Mesum di Mobil, YouTuber di Aceh Dijerat Hukum Syariat

Gemasulawesi- Seorang YouTuber asal Langsa, Aceh, bersama ABG perempuan dijerat dengan hukuman Syariat berlaku, karena diduga melakukan tindakan mesum di dalam sebuah mobil.

“Mereka diamankan dalam kondisi setengah bugil, saat pihak kepolisian melakukan razia di sekitar Langsa. Keduanya merupakan penduduk Kota Langsa,” ungkap Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Aji Asmanuddin, Sabtu 11 September 2021.

Dia menyebut, diamankan pria merupakan youtuber berinisial MJ (20) dan ABG perempuan berusia 16 tahun. Keduanya kemudian diserahkan ke Dinas Syariat Islam setempat pihak kepolisian.

Baca juga: Diduga Menista Agama, YouTuber Muhammad Kece Ditangkap Polisi

Keduanya ditangkap personel Polres Langsa yang sedang menggelar razia rutin di sekitar Taman Bambu Runcing, Kota Langsa, pukul 23.00 WIB, Kamis 9 September 2021.

Polisi awalnya curiga dengan mobil terparkir dan bergoyang. Merasa curiga, petugas kemudian mendekati mobil ditumpangi keduanya.

Saat dilihat ke dalam mobil, tampak youtuber dan ABG perempuan itu dalam kondisi setengah bugil. Keduanya kemudian langsung diamankan.

“Mereka mengakui akan melakukan hubungan suami istri,” kata Aji.

Dia mengatakan, youtuber dan perempuan ABG di Aceh itu mengakui pernah melakukan hal mesum serupa sebelumnya. Meski demikian, Dinas Syariat Islam tetap berkoordinasi dengan kepolisian.

Alasannya, remaja perempuan yang diamankan masih anak di bawah umur.

“Keduanya proses sesuai Qanun Syariat Islam karena unsur sudah terpenuhi. Namun, pasangan wanitanya masih di bawah umur, maka kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langsa,” kata Aji.

Diketahui, hukuman atas tindak pidana yang dilakukan di Aceh diputuskan berdasarkan syariat Islam dan dituangkan dalam qanun jinayat. Tindakan itu di antaranya berbuat zina, menenggak minuman keras dan hubungan sesama jenis.

Qanun jinayat dibuat tahun 2002 dan mencakup khalwat (mesum), khamr (alkohol) dan maisr (perjudian) dan dalam perjalannya ditambah sejumlah tindakan pidana dan saat ini terdapat 10 tindakan pidana, menurut Kepal Dinas Syariat Islam Syahrizal Abbas.

“Dalam perjalanannya, hukum ini dievaluasi dan ditambah dengan perbuatan pidana lain dan dikompilasi dalam Qanun Jinayat, yang disahkan tahun 2014 dan diberlakukan tahun 2015,” kata Syahrizal. (***)

Baca juga: Youtuber Muhammad Kece Terancam Penjara Enam Tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post