Diduga Korupsi Kadis Ketahanan Pangan Donggala Ditahan

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Gambar

Berita Hukum, gemasulawesi – Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kabupaten Donggala, Najamudin Laganing, ditahan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Donggala, terkait dugaan korupsi pengadaan alat absen Fingerprint di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Donggala tahun 2019.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Donggala, Iptu Ismail, Sabtu 16 Juli 2022.

“Tersangka ditangkap sekitar pukul 23.30 WITA pada Jumat 16 Juli 2022 malam,” ucap Iptu Ismail Kasat Reskrim Polres Donggala saat dihubungi pada Sabtu 16 Juli 2022.

Ismail mengatakan, tersangka Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Donggala saat ini ditahan di Mako Polres Donggala, setelah sebelumnya telah menjalani pemanggilan kedua penyidik di Polres Donggala untuk diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pada Jumat 15 Juli 2022 dalam kasus pengadaan alat absen fingerprint di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Donggala tahun 2019.

Baca: Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat, Tanam Jagung Morowali Utara

Diketahui, pada 2019, Najamudin Laganing menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala.

Menurut Ismail, penyidik berwenang menangkap tersangka berdasarkan Pasal 21 (1) KUHP. Penyidik mempunyai kemungkinan penyebab untuk menangkap seorang tersangka atau terdakwa yang berdasarkan bukti-bukti yang cukup, diduga kuat telah melakukan tindak pidana.

“Karena keadaan yang menimbulkan kekhawatiran bahwa tersangka atau terdakwa akan melarikan diri, menghancurkan atau menghilangkan barang bukti atau mengulangi perbuatannya, kami telah menangkapnya,” ucap pria yang dikenal bernama Bobi itu.

Sementara itu, Kuasa Hukum Najamudin, Saiful Ely, mengatakan penangkapan kliennya merupakan kewenangan  dari penyidik. Namun, pihaknya akan menempuh jalur hukum untuk menangguh penahanan tersebut.

Ia menjelaskan, kliennya diperiksa selama 14 jam dengan 60 pertanyaan, adapun pasal yang disangkakan kliennya, yakni UU Tipikor Pasal 1 ayat 1 dan 3.

Saiful mengatakan, kliennya hanya menjalankan tugas yang diberikan kepadanya sebagai koordinator terkait sosialisasi pengadaan alat absen fingerprint. (*/Ikh)

Baca: Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Nelayan Hilang di Majene

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.