Demonstrasi Mahasiswa di DPR-RI Berujung Ricuh

  • Whatsapp
Demonstrasi Mahasiswa di DPR-RI Berujung Ricuh
Demo mahasiswa depan DPR-RI (Foto: Liputan6.com)

Parimo, gemasulawesi.com Demonstrasi mahasiswa dari berbagai universitas di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berakhir ricuh.

Kericuhan terjadi karena sejumlah mahasiswa memaksa masuk ke dalam gedung DPR-RI, Jakarta Pusat. Bahkan, mereka memaksa dengan naik ke atas tembok dan menggoyangkan pagar besi.

Bacaan Lainnya

“Buka buka buka pintunya. Buka pintunya sekarang juga,” teriak mahasiswa, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa, 24 September 2019.

Selain itu, massa mahasiswa juga melempari gedung DPR-RI dengan botol air mineral dan batu. Mahasiswa berdemo menyuarakan penolakan pengesahan RKUHP dan sejumlah RUU bermasalah lainnya.

Melihat situasi tidak kondusif, polisi mulai bereaksi. Mereka mulai menyirami massa dengan mobil water cannon. Polisi juga mulai menembakkan peluru gas air mata.

Namun, massa mahasiswa tetap berusaha merubuhkan pagar besi kompleks parlemen. Sekitar pukul 16.22 WIB, pagar gedung DPR pun berhasil dijebol. Polisi langsung menembakkan gas air mata.

Polisi berpakaian lengkap huru-hara mulai maju menuju massa. Mereka mulai mendorong mahasiswa agar menjauh dari kompleks parlemen. Polisi juga menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Ketua DPR RI gagal temui massa mahasiswa

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo awalnya berupaya menemui mahasiswa di pintu gerbang Gedung DPR yang menjadi titik demonstrasi. Dia hendak menemui mahasiswa bersama Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar serta sejumlah Pamdal dan polisi.

Namun, Ketua DPR RI gagal bertemu mahasiswa karena kericuhan terjadi disertai tembakan gas air mata dari kepolisian.

Bambang Soesatyo yang sudah berada di gerbang DPR pun dibawa mundur Pamdal dan kepolisian karena situasi yang tidak memungkinkan.

Diketahui, polisi melepaskan tembakan gas air mata ke kerumunan mahasiswa yang berdemonstrasi. Selain itu, polisi juga melontarkan meriam air.

Tindakan itu membuat massa kocar-kacir. Namun mereka tetap bertahan dan melawan dengan lemparan batu dan benda-benda lainnya.

Hingga saat ini, massa mahasiswa menolak untuk mundur dan masih berada disekitar gedung DPR. Demonstrasi mahasiswa menuntut agar pemerintah dan DPR memperhatikan aspirasi mereka.

Sumber: CNN Indonesia

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Komentar