Demonstrasi Berlangsung Ricuh Tuntut Tewasnya Tahanan Amis Ando

waktu baca 2 menit
Ket Foto (Foto Istimewa)

Sulawesi Tenggara, gemasulawesi – Demonstrasi berlangsung ricuh saat keluarga almarhum Amis Ando mencoba protes menuntut keadilan atas tewasnya tahanan Amis Ando di Polres Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat 6 Mei 2022 siang. Amis Ando ditemukan tewas di tahanan Rabu 4 Mei 2022.

Kericuhan terjadi saat pihak keluarga Amis Ando yang berusaha menuntut keadilan mencoba memaksa masuk ke dalam Kantor Polres Muna. Namun aksi demo itu mendapat halangan dari petugas yang berjaga sehingga terjadi aksi saling dorong.

Baca: PT Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Pasca Mudik

Keluarga korban menggelar aksi demonstrasi menuntut keadilan atas tewasnya Amis Ando. Demonstrasi menuntut keadilan yang awalnya berlangsung damai, menjadi ricuh saat keluarga korban mencoba memasuki Kantor Polisi Muna.

Kerusuhan lain terjadi saat massa  hendak membakar ban bekas. Keluarga kecewa dengan kinerja polisi Muna yang tidak terbuka soal kematian Amis Ando.

Nisam Ando yang merupakan adik dari korban, ​​juga ikut unjuk rasa, meminta Kapolres Muna bertanggung jawab atas kematian kakaknya dan menuntut agar petugas yang melakukan penangkapan itu segera diselidiki. Kepala Reserse Kriminal Polres Muna Iptu Astaman Rifaldy Saputra mengatakan polisi akan bertindak profesional untuk mencari tahu penyebab meninggalnya Amis Ando.

“Kami menunggu dari pihak Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Muna, untuk memberikan keterangan resmi hasil otopsi korban,” Jelas Iptu Astaman Rifaldy Saputra.

Setelah bertemu dengan Kepala Reserse Kriminal Polres Muna, belasan keluarga korban kemudian bubar dan berjanji akan kembali memprotes hingga penyebab kematian mereka terungkap.

Amis Ando dikabarkan ditangkap petugas Polsek Muna pada Selasa, 3 Mei 2022 sekitar pukul 20.00 WITA, usai membuat ulah di salah satu rumah warga Lorong Kancil. Amis Ando dibawa ke tempat aman dengan barang bukti badik saat tidur di rumah warga. Keadaan Amis Amdo saat itu sedang mabuk.

Setelah 12 jam ditahan, Amis Ando dinyatakan meninggal pada pukul 08.00 WITA saat dibawa ke RSUD Muna oleh petugas Polsek Muna. (*)

Baca: Banjir Masih Sering Mengancam Sejumlah Wilayah Kabupaten Poso

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.