Demo Tolak Tambang Blokade Jalan Poros Trans Sulawesi Parigi Moutong

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Aksi Demo Tolak Tambang di Parigi moutong, Blokade Jalan Poros Trans Sulawesi Parigi Moutong. (Foto/ Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi.com- Kecewa gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura tidak kunjung datang, pendemo tolak tambang di Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong blokade jalan poros Trans Sulawesi di Parigi Moutong.

Informasi yang dihimpun media ini Aksi blokade jalan berlangsung sejak pukul 12.00 Wita hingga malam pukul 21.00 wita. Hingga saat ini pihak kepolisian masih terus coba membangun komunikasi dengan massa pendemo agar membuka blokade jalan.

Baca: Blokade Jalan, Mahasiswa Makassar Tolak TKA China

Aksi demo yang dilakukan oleh massa dari Aliansi Rakyat Tani Peduli Lingkungan kembali melakukan aksi demontrasi pada Sabtu, 12 Februari 2022, terkait penolakan aktifitas tambang yang dilakukan PT Trio Kencana di Kasimbar.

Sempat terjadi aksi bakar ban bekas di jalan poros Trans Sulawesi tepatnya di Desa Khatulistiwa.

Aksi blokade jalan hingga pukul 15.25 wita masih dilakukan, tepat pukul 16.30 Kapolres Parimo di lokasi demo coba melakukan langkah persuasif dengan berdialog terhadap pendemo.

Baca: Massa Aksi Demo Sebut Tambang Emas Kasimbar Ancam Lingkungan

Masih berdasarkan informasi yang diterima gemasulawesi.com, pada pukul 17.20 wita, situasi sempat memanas terjadi antara massa pendemo tolak tambang parigi moutong dan pihak kepolisian. Karena pihak kepolisian telah memberikan batas waktu kurang lebih 10 menit kepada massa demontran untuk membuka blokade jalan.

Namun hingga pukul 19.30 situasi jalan poros Trans Sulawesi Desa Khatulistiwa masih belum bisa diakses pelintas karena masih diblokade.

Baca: Jelang Pilpres, Partai Berbasis Islam Rencana Bentuk Poros Alternatif

Akibat aksi blokade tersebut terjadi antrian kendaraan sepanjang 5 kilometer, pihak Kepolisian juga masih terus berupaya secara persuasif berkomunikasi dengan pendemo.

Informasi terkahir yang didapatkan media ini pada pukul 21.30 massa mengancam tidak membubarkan diri dan tetap memblokade jalan jika gubernur Sulawesi tengah H Rusdy Mastura tidak menemui pendemo. (fan)

Baca: Jalan di Sulbar Terhalang Longsor, Toraja Dihantam Banjir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.