fbpx

Delapan Warga Kota Makassar Jadi Korban Penipuan Berkedok Arisan

waktu baca 2 menit
(Ilustrasi)

Hukum, gemasulawesi – Delapan warga Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, jadi korban penipuan berkedok arisan dengan total kerugian yang diperkirakan lebih dari Rp 1 Miliar.

Delapan korban penipuan berkedok arisan tersebut melalui kuasa hukum nya Ari Dumais mengatakan, Pelaku yang juga diketahui berinisal C merupakan pengusaha ikan koi asal Blitar, Jawa Timur.

Ia pun juga menyampaikan, kalau kasus ini sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan, Sang Pelaku inisial C pun di ketahui sedang Hamil.

“Kalau mau ditangkap harus menunggu sampai melahirkan. Karena pelaku saat ini sedang hamil tujuh bulan, tentunya kita harus menunggu bayinya lahir baru di periksa,” ucap Ari Dumais saat dikonfirmasi, Sabtu. 21 Mei 2022.

Baca: Fahmi Idris Mantan Menperin Tutup Usia

Ari mengatakan jika kasus tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2021. Menurutnya, saat ini dirinya sedang dalam tahap proses penyidikan di Polda Sulawesi Selatan.

Dia mengatakan, arisan tersebut tidak pernah terjadi. Namun, pelaku dengan sengaja menawarkan anggota untuk mendapatkan keuntungan. Dalam kasus ini, pelaku dan korban sudah saling mengenal.

“Awalnya mereka coba menawarkan untuk menjual arisan, ternyata yang arisan tersebut tidak pernah ada,” kata Ari Dumais.

Lebih lanjut, Ari juga menjelaskan kalau modus penipuan ini adalah untuk menawarkan keuntungan kepada anggota.

Yang di bayar melalui VIA transfer, kemudian pelaku akan memeberi 10 persen dari keuntungan arisan tersebut.

“Pembayaran VIA transfer bank dengan iming-iming dari pelaku untuk mendapatkan 10%. Per orang bisa sampai 200 juta.Namun itu hanya tipuan,” ucap Ari Dumais.

Ari juga menambahkan, kalau para korban baru menyadari telah ditipu saat pelaku meninggalkan grup, dan coba beri penjelasan akan bertanggung jawab. Namun, seiring berjalan waktu ternyata tidak ada itikad baik dari pelaku tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa korban dijanji oleh pelaku untuk bertanggung jawab terkait hal itu. Dan pelaku mengaku akan mengembalikan uang tersebut, namun sampai saat ini belum dikembalikan juga. (*)

Baca: Achmad Yurianto Mantan Jubir Penanganan Covid-19 Meninggal Dunia

Kunjungi Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.