Selasa, April 13, 2021
BerandaSulawesi TengahData Terbaru Covid 19 Sulteng, Pasien Sembuh Bertambah 20 Orang

Data Terbaru Covid 19 Sulteng, Pasien Sembuh Bertambah 20 Orang

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi- Satgas covid 19 Sulteng menyebut, data terbaru terdapat tambahan 20 pasien sembuh dari virus corona periode 7 Januari 2021.

Tercatat sudah 2332 orang sembuh dari covid 19. Secara keseluruhan, pasien sembuh sebanyak 55,5 persen dari jumlah terkonfirmasi positif covid 19.

Sementara kasus kematian akibat wabah covid 19 berjumlah 119 jiwa.

Data itu menunjukkan angka kematian atau case fatality (CFR) Covid 19 di Sulteng adalah 3,0 persen.

Baca juga: Data 2 Januari 2020, Ribuan Orang Sembuh dari Covid 19

Sulteng juga mencatat 2332 pasien Covid 19 masih dalam perawatan medis.

Update Covid 19 Sulteng 7 Januari 2021, bertambah 157 kasus baru. Kota Palu dan Parimo sumbang kasus terbanyak.

Update terkini, kumulatif positif covid 19 Sulteng sudah mencapai 4215 kasus termasuk tambahan kasus baru hari ini. Atau terakumulasi 0,5 persen dari jumlah terkonfirmasi nasional.

Kasus baru covid 19 tersebar ke delapan daerah. Diantaranya, Kota Palu 59 kasus, Parigi Moutong 47 orang, Morowali satu orang, Donggala empat orang, Sigi tujuh orang, Morut tiga orang, Tolitoli enam orang dan Poso 10 orang.

Baca juga: Hari Ini, 77 Pasien Sembuh Covid 19 di Sulteng

Pemerintah Pastikan Data Penerima Vaksin COVID 19 Aman

Masyarakat Indonesia yang menjadi sasaran program vaksinasi COVID 19 mencapai 181,5 juta jiwa. Dan saat ini masyarakat telah menerima pemberitahuan dari pemerintah berupa short messages services (SMS) notifikasi yang dikirimkan.

Juru Bicara Vaksinasi COVID 19 dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, SMS terintegrasi dengan program Peduli Lindungi yang merupakan awal dari Pemerintah Indonesia untuk pelaksanaan vaksinasi COVID 19.

“Perlu kami tegaskan, bahwa keamanan data penerima vaksin dijamin pemerintah,” ungkap dr Nadia menegaskan saat memberi keterangan pers perkembangan vaksinasi COVID 19 di Istana Kepresidenan Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Covid 19 Sulteng Hari Ini, 52 Pasien Sembuh

Dan pengelolaannya berdasarkan peraturan dan perundangan yang sesuai dengan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 253 Tahun 2020.

Rinciannya, pertama, perolehan data pribadi termasuk data kependudukan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kedua, data pribadi dilengkapi sistem keamanan sebagaimana diamanatkan ketentuan peraturan perundangan.

Ketiga, data pribadi tidak dapat digunakan untuk keperluan selain penanganan COVID-19.

Untuk alur penerima vaksinasi COVID 19, sasaran penerima vaksinasi akan menerima notifikasi melalui SMS notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS blast dengan ID pengirim Peduli COVID.

Dimana penerima vaksin akan melakukan verifikasi. Selanjutnya penerima vaksin akan melakukan registrasi ulang untuk status kesehatan dan memilih tempat serta jadwal vaksinasi.

“Untuk daerah dengan kendala jaringan, maka proses verifikasi dan registrasi akan dilakukan Satgas Penanganan COVID 19 tingkat kecamatan,” jelasnya.

Proses registrasi ini sangat penting karena sebagai upaya verifikasi dengan menjawab berbagai pertanyaan yang akan ditanyakan oleh sistem. Seperti mengkonfirmasi domisili, serta skrining sederhana terkait penyakit penyerta yang diderita oleh penerima vaksin.

Verifikasi bagi peserta yang tidak melakukan verifikasi ulang, maka akan dilakukan oleh Satgas Penanganan COVID 19 di kecamatan.

Sehingga, ia berharap masyarakat berpartisipasi dalam tahapan vaksinasi yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu 15 bulan mendatang.

Karena vaksinasi tidak hanya melindungi tenaga kesehatan dan pelayan publik sebagai individu, namun juga melindungi keluarganya masing-masing.

Baca juga: Tiba di Palu, Ini Target Penerima Vaksin Covid 19 Sulteng

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img