BKPSDM Tutupi Data Pejabat Parimo, Ada Apa?

Data Pejabat Parimo "Ditutupi" BKPSDM, Ada Apa?
Illustrasi

Parimo, gemasulawesi.com Data pejabat seluruh OPD di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), terkesan ditutupi Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Padahal, berdasarkan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Data informasi posisi jabatan, pangkat dan golongan pejabat yang menjalankan tugas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bukan bagian dari informasi bersifat rahasia.

Read More

“Data pejabat yang diminta untuk kepentingan apa? itu harus melalui pimpinan. Kalau ingin dapat data, beberapa pihak biasanya menyurat secara resmi,” kata Aktorismo Kay via telepon, saat gemasulawesi.com meminta data tersebut. Kamis 14 Agustus 2019.

Media ini kemudian melayangkan surat resmi kepada Kepala badan BKPSDM, dengan nomor 21/B/GS/VIII/2019, tertanggal Kamis, 15 Agustus 2019. Namun, Kabid Informasi dan kinerja aparatur BKPSDM, Aktorismo Kay masih enggan memberikan data pejabat yang diminta.

Surat itu diterima salah seorang pegawai yang diketahui menjabat sebagai staf, dan langsung memberikan kepada Sekretaris BKPSDM, Evi Satriani.

“Nanti akan saya kirim melalui email, jika sebentar rekomendasi dari pimpinan sudah saya terima,” lanjut Aktorismo Kay.

Tak kunjung dapat jawaban, media ini berupaya melakukan komunikasi dengan Aktor kembali via pesan singkat Whatsapp. Dia menyampaikan belum juga mendapat rekomendasi dari pimpinannya.

Dalam pesan singkat itu juga, dia mengaku akan mengupayakan pengiriman data yang diminta via email pada Senin, 19 Agustus 2019.

“Saya belum dapat disposisi dari pimpinan pak, Insyaallah Senin Pak,” ungkapnya.

Kembali tak mendapat informasi terkait data pejabat dari pihak BKPSDM Parimo hingga Selasa, 20 Agustus 2019. Media ini kembali menyambangi Aktorismo Kay dan meminta konfirmasi terkait sikap BKPSDM Parimo, yang terkesan tertutup dengan data jabatan, pangkat dan gologan sejumlah pejabat daerah.

“Kalau soal data mohon maaf, itu kewenangan pimpinan. sampai saat ini saya belum juga mendapat disposisi dari pimpinan,” tutur Aktorismo Kay, saat di temui media ini di ruang kerjanya. Rabu, 21 Agustus 2019.

Usai meminta konfirmasinya, media ini juga meminta tanggapan Evi Satriani, yang belum memberikan rekomendasi kepada Kabid Informasi dan kinerja aparatur terkait data yang diminta.

Tanpa Komentar, Evi Satriani kemudian mengambil surat rekomendasi yang terlihat hanya “tersangkut” di meja kerjanya, untuk diteruskan ke ruangan Aktor melalui salah seorang stafnya.

“Sudah diruangannya pak Aktorismo, pak. nanti berkoordinasi langsung saja pak,” kata Evi Satriani.

Media ini kemudian kembali ke ruangan bidang Informasi dan kinerja aparatur sebagai bidang berwenang di BKPSDM Parimo, untuk memberikan informasi kinerja Aparat Sipil Negara (ASN) di Parimo.

Sayangnya, Aktorismo Kay yang mengajak media ini ke ruangan data dan informasi kembali berdalih soal data miliknya yang terkesan belum terupdate.

“Begini pak, karena data bagan struktur pejabat seluruh OPD di Parimo yang lengkap dengan jabatan, pangkat dan golongannya, di kami sekarang ini masih belum tersusun rapi dan masih ada yang dirubah sedikit. Mohon menunggu paling lambat besok, Kamis, 22 Agustus 2019, kan sudah ada emailnya, nanti saya kirim,” tuturnya.

Sempat ditanya soal, Analisis jabatan (Anjab) serta mekanisme penempatan pejabat eselon di OPD. Dia mengatakan hal itu merupakan tugas Organisasi dan tata laksana Pemda Parimo.

Hingga berita ini diturunkan, data tersebut tak kunjung masuk di email redaksi media ini.

Laporan : Ahmad Nur Hidayat

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.