Minggu, Mei 16, 2021
BerandaSulawesi baratData BNPB Hari Ini, 84 Orang Meninggal Pasca Gempa Majene

Data BNPB Hari Ini, 84 Orang Meninggal Pasca Gempa Majene

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi barat, gemasulawesi– Data dari BNPB hari ini, sudah 84 orang meninggal dunia pasca gempa Majene, Sulawesi Barat beberapa waktu lalu.

“Menurut data BNPB 18 Januari 2021, 84 orang yang meninggal itu terdiri dari 73 orang meninggal dunia akibat gempa di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene,” ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangannya, Senin, 18 Januari 2021.

Selain itu, tercatat 679 orang luka ringan serta terdapat 253 orang mengalami luka berat, yaitu 189 orang luka berat di Kabupaten Mamuju dan 64 orang luka berat di Kabupaten Majene.

Pusdalops BNPB juga melaporkan sebanyak 19.435 mengungsi orang pascagempa Magnitudo 6,2.

Baca juga: Parigi Moutong Bawa Bantuan 2,5 Ton Beras untuk Korban Gempa

Sebanyak 4.421 orang mengungsi di Kabupaten Majene dan 15.014 orang mengungsi di Kabupaten Mamuju.

Kondisi mutakhir saat ini jaringan listrik yang terdapat pada dua kabupaten terdampak telah berangsur normal.

Adapun jalur Majene – Mamuju yang terputus akibat longsor, tepatnya di Dusun Belalan, Desa Onang Utara, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene saat ini telah dapat dilalui.

Baca juga: Parimo Salurkan 1200 Ton Beras untuk KPM PKH

Bantu Korban Gempa Majene, Kabupaten Parigi Moutong Bantu 2,5 Ton Beras

Terkait gempa Majene, bantuan untuk korban gempa Majene, Sulawesi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, salurkan 2,5 Ton beras.

“Gelombang kedua kemanusiaan Parigi Moutong akan membawa bantuan beras ini bersama dengan tim medis,” ungkap Sekda Parigi Moutong selaku pimpinan tim kemanusiaan untuk korban gempa Majene, di gedung Indoor Kantor Bupati Parigi Moutng, sesaat sebelum pemberangkatan menuju lokasi gempa Majene, Senin 18 Januari 2021.

Ia mengatakan, tim kemanusiaan gelombang kedua yang berangkat ke titik korban gempa Majene, terdiri dari BPBD, Dinkes, DPUPRP, RSUD Anuntaloko dan Dishub.

Baca juga: Update Terkini Gempa Majene, 42 Orang Meninggal Dunia

Tim kedua bantuan kemanusiaan Parigi Moutong difokuskan untuk penyaluran beras sebanyak 2,5 ton. Beserta bantuan tenaga medis dari RSUD Anuntaloko lima orang dan Dinkes Parigi Moutong lima orang.

Selanjutnya, distribusi logistik akan memperhatikan kondisi di lapangan dan hasil tinjauan tim kedua. Tujuannya, agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

“Beras 2,5 ton merupakan bagian dari 10 ton beras donasi peduli kemanusiaan korban gem a Majene yang berhasil dikumpulkan,” sebutnya.

Selain beras bantuan kemanusiaan korban gempa Majene, logistik lainnya yang terkumpul yaitu beras pulut 5 Kg, gula 17 Kg, kopi 1 Kg, Telur 58 rak, minyak goreng 43 karton dan air mineral 358 dos.

Kemudian, mie instan 187 dos, susu 37 dos, popok bayi dan orang tua sebanyak 43 dos 63 sachet, ikan sarden 60 kaleng, snack 10 dos, selimut dan sarung 62 buah.

Selanjutnya, jilbab atau mukenah dua dos, terpal sembilan buah, pembalut keperluan wanita 10 gantung, perlengkapan mandi 46 set dan obat-obatan satu paket.

“Ada juga donasi berupa uang tunai sebanyak 8,5 juta rupiah dari Kecamatan Palasa untuk kelengkapan kemanusiaan yang diperlukan,” tutupnya.

Baca juga: Parimo Salurkan 2 Ton Bantuan Beras Pemprov Sulteng

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.