Dampak Corona, Panitia Tunda Kejuaraan Pacuan Kuda Parigi Moutong 2020

8
Dampak Corona, Panitia Tunda Kejuaraan Pacuan Kuda Parigi Moutong 2020
Pacuan Kuda di Parigi Moutong.

Parigi moutong, gemasulawesi.comKabar masuknya virus Corona atau Covid-19, berdampak pada panitia tunda Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Gubernur Sulawesi Tengah Tahun 2020 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Sebelumnya, event ini terjadwal pada 21 hingga 22 Maret bulan ini. Panitia tunda pacuan kuda perebutan Piala Gubernur Sulawesi Tengah 2020 di Parigi Moutong. Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sulteng Nomor: 443/141//DIS.KES. Tentang pencegahan dan antisipasi penyebaran Covid-19 di Sulteng.

Dalam edaran tertanggal 16 Maret 2020, menghimbau untuk menunda kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar. Bahkan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, juga menegaskan agar menghindari kerumunan massa jika tidak perlu.

Bukan hanya itu, lewat lembaran itu Gubernur menegaskan kepada seluruh Bupati dan Walikota meliburkan sekolah. Kecuali bagi pelajar menengah atas yang sedang mengikuti ujian berdasarkan jadwal yang telah ditentukan.

Dikutip dari edaran, Gubernur menindaklanjuti kebijakan pemerintah, penyebaran Covid-19 merupakan bencana nasional non alam sejak tanggal 14 Maret 2020. Dan himbauan presiden RI Joko Widodo tanggal 15 Maret 2020.

Untuk dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Sulteng. Surat Edaran itu berlaku hingga 29 Maret 2020.

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Gubernur Sulteng, Joni Tagunu, membenarkan penundaan pelaksanaan pacuan kuda yang berlokasi di Arena Pacuan Kuda Tobolongko, Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat.

Ia mengatakan, selain merujuk pada edaran gubernur, pengunduran jadwal juga merupakan hasil koordinasi dengan PORDASI Parigi Moutong dan Provinsi.

Penetapan kembali jadwal pelaksanaan pacuan kuda lanjut dia, masih menunggu hasil koordinasi antara Panitia, PORDASI, KONI serta Pemerintah.

“Panitia tidak berani menentukan kembali jadwal pelaksanaan pacuan kuda tanpa koordinasi dengan seluruh komponen terkait. Dan penundaan ini juga sudah dikomunikasikan dengan seluruh peserta,” ungkap Joni, Kamis malam, 19 Maret 2020.

Dihubungi terpisah, Ketua Pengprov PORDASI Sulteng, Anjas Lamatata, menjelaskan PORDASI Provinsi masih terus berkomunikasi dengan penurus PORDASI pusat, pihak KONI dan pemerintah provinsi demi penjadwalan kembali pacuan kuda.

“Yang kami harapkan persoalan virus Corona segera teratasi sehingga penundaan kejuaraan pacuan kuda ini tidak berlangsung lama,” tuturnya.

Ia menambahkan, harapan itu mempertimbangkan peserta pacuan kuda yang sudah dua pekan berada di wilayah Parigi.

Baca juga: Suspect Corona, Puluhan Orang Masuk Pemantauan di Majene

Laporan: Muhammad Rafii

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.