Cuaca Sulawesi Tengah Terkini, Ini Peringatan Dini BMKG 23 Desember 2020

Cuaca Sulawesi Tengah Terkini, Ini Peringatan Dini BMKG 23 Desember 2020
Foto: Citra Satelit Cuaca Indonesia 23 Desember 2020.
Jangan Lupa Share

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan dini cuaca Sulawesi Tengah terkini. Terdapat potensi terjadi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di beberapa wilayah.

“Kondisi itu akan berlangsung hingga pukul 23.00 Wita, Rabu 23 Desember 2020,” rilis BMKG pukul 19.30 Wita, Rabu 23 Desember 2020.

Wilayah yang mendapat peringatan dini dari BMKG untuk cuaca Sulawesi Tengah terkini di seluruh wilayah diantaranya. Kabupaten Sigi, Poso, Donggala, Parigi Moutong, Tolitoli, Buol, Morowali dan Morowali Utara.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Tengah Terkini 21 Desember 2020

Baca juga: BMKG: Frekuensi Bencana La Nina Berpotensi Naik

Selanjutnya, prediksi cuaca itu dapat meluas ke wilayah Kota Palu, Kabupaten Touna, Banggai dan sekitarnya.

Peringatan Cuaca Sulawesi Tengah Terkini dan Potensi Bencana Akhir Tahun 2020

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan potensi bencana akhir tahun 2020.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rentan untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG di Sulawesi Tengah

“Masyarakat mesti terus memantau perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca melalui BMKG,” ungkap Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Agie Wandala Putra.

Ia menjelaskan, ancaman bencana hidrometeorologi ini antara lain banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Terkait bibit siklon tropis 96S saat ini kata dia, terpantau berada di Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara.

Baca juga: BMKG: Waspadai Potensi Bencana Akhir Tahun

“Posisinya, sekitar 21.1 LS -119 BT, di luar wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta,” jelasnya.

Sementara itu, tekanan di pusat sistem 1000 hPa dengan kecepatan angin maksimum 30 knots.

Nampaknya, aktivitas monsun Asia akan terus menguat. Jika dilihat dari kondisi alamiah yang akan terjadi akhir tahun ini, dan awal tahun depan.

Baca juga: Akhir Desember, Jadwal Pelantikan Sekda Baru Parimo

“Kondisi daerah tekanan rendah bisa sewaktu-waktu tumbuh di selatan Indonesia,” terangnya.

BMKG kata dia, juga memantau keberadaan fenomena gelombang tropis yang sering meningkatkan potensi hujan.

Maka, bagi masyarakat yang melakukan aktivitas perjalanan maupun liburan pada akhir tahun ini agar berhati-hati.

Baca juga: Assesment Tenaga Kontrak 2021, Disdukcapil Parimo Uji 69 Honorer

Baca juga: BMKG: Gempa Hari Ini di Palasa Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post