Cuaca Sulawesi Tengah, BMKG: Waspada Hujan Petir Angin Kencang

waktu baca 2 menit
Foto: Citra satelit cuaca BMKG, Kamis 24 Juni 2021.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Rilis cuaca Sulawesi Tengah, Jumat 25 Juni 2021, BMKG menyebut waspada hujan, petir dan angin kencang.

Rilis cuaca BMKG juga menyebut, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia Barat Bengkulu yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di sekitar Samudra Hindia barat daya Bengkulu.

Daerah sirkulasi siklonik lainnya terpantau di pesisir barat Kalimantan Barat yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Kalimantan Timur bagian utara hingga Kalimantan Tengah bagian selatan.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Selat Bali hingga Jawa Tengah, dari perairan timur Sulawesi Tengah hingga pesisir selatan Sulawesi Barat dan di Papua bagian tengah.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi itu.

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.

Berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem Indonesia dari BMKG:

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:

Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kep Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua.

Baca juga: Dinsos Salurkan Bantuan Darurat Bencana Angin Kencang di Parigi Moutong

Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:

Riau, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Papua Barat.

Wilayah yang berpotensi angin kencang:

Nusa Tenggara Barat

Potensi Tinggi Gelombang

Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 – 2.50 m).

Perairan utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Kep Sinabang, Perairan barat Sumatera Barat, Perairan selatan P Sumba, Perairan P Sabu hingga P Rote, Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat, Perairan Kep Babar, Perairan Kep Tanimbar, Perairan Kep Aru dan Laut Arafuru.

Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 – 4.0 m)

Perairan barat Bengkulu dan P Enggano, Perairan barat Lampung, Samudera Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga NTB, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTB dan Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas bagian selatan.

Baca juga: Angin Kencang Parigi Moutong, Satu Rumah Nelayan Ongka Malino Rata Dengan Tanah

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.