Cegah Virus Corona di Parigi Moutong, Ikuti Protokol Kesehatan Berikut

  • Whatsapp
Cegah Virus Corona di Parigi Moutong, Ikuti Protokol Kesehatan Berikut
Protokol Isolasi Mandiri

Parigi moutong, gemasulawesi.com– Jumlah Orang Dalam Pemantauan atau ODP sudah berjumlah 27 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) satu orang. Butuh protokol kesehatan cegah virus corona di Kabupaten Parigi Moutong.

Untuk cegah laju penyebaran virus corona di Parigi Moutong, Pemda menyarankan warga agar tetap berada di rumah dan menerapkan protokol isolasi mandiri sesuai anjuran Kementrian Kesehatan RI.

Bacaan Lainnya

Tujuan isolasi mandiri yang dikeluarkan seragam se Indonesia itu adalah mengurangi penularan virus corona. Dengan melihat fakta kasus penyebaran yang sangat cepat dan bisa menimbulkan gejala berat berujung pada kematian.

Seluruh warga dapat mengikuti protokol ini. Berikut adalah orang-orang yang disarankan untuk melakukan protokol isolasi mandiri.

Diantaranya, memiliki salah satu dari gejala virus corona (COVID-19) yang ringan, seperti batuk, demam atau sakit tenggorokan yang bisa diatasi di rumah, dan tidak memiliki penyakit penyerta, seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, atau penyakit paru kronis.

Berikutnya, tinggal dengan orang yang memiliki gejala virus corona (COVID-19).

Kemudian, telah menjalani rapid test virus corona (COVID-19) dan hasilnya positif, namun tidak mengalami gejala.

Selanjutnya, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di daerah yang endemis virus corona (COVID-19), baik di dalam maupun di luar negeri dalam 14 hari terakhir.

Protokol Isolasi Mandiri

Bila punya gejala atau kontak erat dengan orang yang memiliki gejala. Maka harus melakukan isolasi mandiri di rumah. Setidaknya selama 14 hari. Ini beberapa panduan selama isolasi mandiri di rumah sesuai anjuran pemerintah:

  1. Tidak beraktivitas di luar rumah

Apabila sedang dalam masa isolasi, tidak boleh keluar rumah atau pergi ke tempat-tempat umum walaupun untuk bekerja. Bekerjalah dari rumah selama isolasi. Kalaupun sakit, sebaiknya beristirahat dulu sementara waktu hingga pulih.

Bila tadinya memiliki gejala dan sembuh dalam waktu kurang dari 14 hari, tetap harus tinggal di rumah dan menunggu hingga masa isolasi selesai. Sebisa mungkin, hindari menerima tamu.

Kemudian, selama masa isolasi ada keperluan ke luar rumah, seperti membeli makanan ataupun obat-obatan, mintalah orang lain yang tidak sedang menjalani isolasi untuk melakukannya. atau juga dapat memanfaatkan aplikasi layanan online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

  1. Hindari kontak dekat dengan orang yang tinggal serumah

Selama di rumah, disarankan untuk berada di kamar yang terpisah dengan penghuni rumah lainnya. Kamar disarankan memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik.

Meski begitu, bukan berarti harus selalu berada di dalam kamar itu dan orang lain tidak boleh masuk. Hal ini diperbolehkan, asalkan tetap dalam batasan tertentu.

Saat sedang berada dalam satu ruangan dengan penghuni rumah lainnya, jaga jarak atau lakukan physical distancing. Terutama dengan orang yang rentan terhadap virus corona, seperti lansia, pemilik penyakit kronis, dan ibu hamil. Jaga jarak setidaknya sejauh satu meter dan hindari bicara face to face dengan orang lain lebih dari 15 menit.

  1. Pakai masker

Meski di rumah, Anda tetap disarankan untuk mengenakan masker, yaitu masker jenis surgical mask, guna mencegah penularan kepada keluarga atau orang yang berada dalam satu rumah.

Apabila tidak ada masker, disarankan untuk tidak berlama-lama dalam satu ruangan dengan penghuni rumah yang lain. Bila salah satu penghuni rumah masuk ke dalam kamar isolasi, misalnya untuk mengantarkan makanan, disarankan untuk memakai masker kain untuk mengurangi risiko penularan.

  1. Gunakan perlengkapan terpisah

Selama menjalani isolasi mandiri, gunakan piring, sendok, garpu, dan gelas terpisah. Perlengkapan mandi, seperti handuk dan sikat gigi, juga harus terpisah dari penghuni rumah lainnya.

Selain itu, sediakan tempat sampah atau kantung plastik khusus untuk membuang tisu yang Anda gunakan untuk batuk, bersin, dan membersihkan mulut atau hidung. Juga disarankan untuk rutin membersihkan permukaan benda yang sering disentuh, seperti wastafel, gagang pintu, atau telepon, dengan cairan disinfektan.

  1. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat

Cucilah tangan Anda dengan air dan sabun secara rutin. Jangan lupa minum banyak air, setidaknya delapan gelas sehari, serta konsumsi makanan yang bergizi. Disarankan untuk berjemur dan melakukan olahraga ringan di bawah sinar matahari setiap pagi selama 15–30 menit agar tubuh lebih bugar dan lebih cepat sembuh.

Pantau kesehatan secara mandiri, yaitu dengan mengukur suhu tubuh setiap hari dan mengamati gejala yang muncul. Bila demam, Anda bisa mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan obat.

Selain itu, tetaplah menjalin hubungan dengan anggota keluarga dan teman melalui telepon, video call, atau media sosial. Jangan sampai isolasi di rumah sehingga merasa tersisih dan kesepian.

  1. Hubungi rumah sakit

Apabila di tengah masa isolasi muncul keluhan baru atau keluhan jadi memberat, misalnya demam tinggi disertai batuk terus-menerus dan sulit bernapas, segera hubungi rumah sakit atau hotline virus corona (COVID-19) untuk mendapatkan perawatan.

Agar orang lain tidak tertular, disarankan untuk tetap berada di rumah. Bila memang diperlukan, rumah sakit akan mengirim ambulans khusus untuk menjemput.

Isolasi di rumah bisa menjadi hal yang berat bagi sebagian orang. Namun, cara sederhana ini efektif untuk melindungi, keluarga dan orang-orang di sekitar. Bahkan seluruh warga Parigi Moutong dari virus corona (COVID-19).

Terlepas dari ada atau tidaknya gejala dan kontak dengan orang yang menderita atau dicurigai menderita virus corona (COVID-19). Setiap orang disarankan untuk tinggal di rumah dan membatasi aktivitas di luar rumah. Terutama yang melibatkan banyak orang. Bila memungkinkan, mintalah pilihan untuk bekerja atau belajar dari rumah.

Pasalnya, virus Corona (COVID-19) dapat menyebar bahkan dari orang yang tidak merasakan gejala. Jadi, seseorang bisa saja tertular atau menularkan virus ini tanpa menyadarinya.

Baca juga: Jumlah Positif Corona Kota Palu Bertambah Menjadi Tujuh, Update 11 April 2020

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.