2Banner GIF 2021

Capaian Vaksinasi di Parigi Moutong 32,85 Persen

Capaian Vaksinasi di Parigi Moutong 32,85 Persen
Wakil bupati Parigi moutong Badrun Nggai

Parigi moutong, gemasulawesi – Capaian vaksinasi di Kabupaten Parigi moutong baru mencapai 32,85 persen.

Untuk mencapai target, Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Parigi moutong, Provinsi Sulawesi tengah akan menggenjot pelayanan pemberian vaksinasi.

Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga Covid19, Parigi Moutong Genjot Vaksinasi

“Data sementara, saat ini capaian vaksinasi berada di angka 32,85 persen,” kata Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai di Parigi, Senin 15 November 2021.

Dia mengemukakan, dalam kurun waktu dua pekan ke depan capaian vaksinasi di kabupaten ini paling tidak dapat meningkat 10 persen. Minimal 100 orang warga yang harus di vaksin dalam sehari pada masing-masing Puskesmas maupun layanan kesehatan lainnya.

Baca juga: 12,3 Persen Akumulasi Vaksinasi covid-19 Sulawesi Tengah

Jumlah itu, sesuai dengan target harian pemerintah setempat, agar capaian vaksinasi Parigi moutong ini pada Desember mendatang bisa berada di angka 70 persen.

“Dua pekan ke depan akan kami evaluasi presentasi capaian. Evaluasi ini penting untuk melihat tingkat keberhasilan, termasuk kendala dihadapi tim di lapangan,” ujarnya.

Pada percepatan vaksinasi di Parigi Moutong, Badrun menginstruksikan sejumlah instansi teknis yang bersentuhan langsung dengan warga membantu menyosialisasikan serta mengajak warga ikut berpartisipasi dan menyukseskan program vaksinasi dalam rangka mempercepat pembentukan kekebalan kelompok agar penularan Covid-19 dapat di tekan seminimal mungkin.

Bahkan dalam upaya percepatan itu, TNI/Polri siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah setempat untuk menggenjot layanan vaksinasi.

Baca juga: Puluhan Mahasiswa di Kota Palu Ikuti Vaksinasi Covid 19

Menirut dia, Parigi Moutong ditargetkan 100 ribu dosis vaksin dengan sasaran 323.117 jiwa warga kabupaten, sehingga target harian vaksinasi harus berada atas 100 jiwa.

“Kami juga terbantu dari sisi tenaga kesehatan, karena Polda Sulawesi Tengah mengutus tim vaksinator berjumlah 10 orang dari tim bidang kedokteran dan kesehatan (Biddokes) untuk membantu petugas kesehatan, sebab kami di daerah mengalami kekurangan tenaga vaksinator,” ungkap Badrun.

Selain itu, kendala teknis lainnya yang di hadapi Parigi Moutong selain ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), letak geografis juga memengaruhi capaian target vaksinasi, sebab sejumlah kecamatan memiliki desa terpencil yang sulit untuk dijangkau.

“Meski begitu, kami tetap berupaya menjangkau warga di wilayah-wilayah terpencil dalam rangka memberikan pelayanan yang merata kepada warga,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Wakil Rakyat Parigi Moutong: Bersinergi Genjot Ekonomi Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post