Capai 41 Kasus, Angka PDP Corona Sulawesi Tengah Melonjak

  • Whatsapp
Capai 41 Kasus, Angka PDP Corona Sulawesi Tengah Melonjak
Data Terkini Virus Corona Pusdatina Sulawesi Tengah 21 April 2020.

Berita Sulawesi tengah, gemasulawesi.comSemakin mengkhawatirkan, angka PDP virus corona Sulawesi Tengah (Sulteng) melonjak.

Menurut data Pusdatina Sulawesi Tengah per 21 April 2020, PDP virus corona Sulawesi Tengah melonjak hingga mencapai 41 orang.

Bacaan Lainnya

Kasus PDP virus corona baru berasal dari Kota Palu Sulteng. Jumlahnya cukup banyak yaitu lima orang.

Dalam data Pusdatina Sulawesi Tengah, juga terdata 175 ODP. Ada penambahan 11 ODP baru, dari Kota Palu lima ODP, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) satu ODP dan Buol lima orang ODP.

Menurut data Pusdatina Sulawesi Tengah update 21 April 2020, konfirmasi positif saat ini empat yang sedang dirawat di RSUD Undata, empat dirawat di RSU Anutapura, satu dirawat di RSUD Poso dan satu dirawat di RSU Mokopido.

Kemudian, dua dirawat di RSU Buol, satu dirawat di RSUD Kolonedale, satu orang isolasi mandiri di Palu, delapan orang jalani isolasi mandiri di Makassar, tiga meninggal dunia dan dua dinyatakan sembuh.

Enam wilayah sebagai tercatat kasus positif virus corona di Sulawesi Tengah. Diantaranya, sepuluh dari Kota Palu, satu dari Sigi, satu dari Poso, tiga dari Buol, dua dari Morowali dan sepuluh dari Morowali Utara.

Sementara itu, tiga orang meninggal dunia dan tiga telah dinayatakan sembuh.

Sedangkan keterangan 42 PDP yaitu 17 PDP jalani isolasi mandiri, empat PDP RSUD Undata, tiga PDP RSU Anutapura, dua PDP RSU Anuntaloko Parimo, satu PDP dari RSUD Poso, dua PDP RSUD Mokoyurli Buol, tiga PDP RSUD Kolonedale Morut, tiga PDP RSUD Morowali dan tujuh PDP RSUD Luwuk.

Kemudian, terdapat 11 kasus baru ODP dan tujuh orang selesai masa ODP. Kasus baru PDP lima orang, selesai masa ODP tiga orang, bukan covid19 ada 33 orang dan sementara dalam proses lab ada 42 orang.

Berikut update data kasus virus corona di wilayah Sulawesi Tengah per 21 April 2020:

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.