Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Bupati: Nakes di Kabupaten Buol Bersedia Kembali Bertugas

Bupati: Nakes di Kabupaten Buol Bersedia Kembali Bertugas
Foto: Illustrasi jenazah pasien covid19.

Gemasulawesi Bupati mengatakan, telah menindaklanjuti dugaan perusakan fasilitas dan jemput paksa jenazah Covid19 di Rumah Sakit Mokoyurli. Dirinya menjamin para Nakes di Kabupaten Buol akan kembali bekerja sebagaimana biasanya.

“Tadi juga saya sudah berbicara melalui video call dan mereka (Para Nakes) bersedia kembali bertugas,” ungkap Bupati Buol Amirudin Rauf, di Buol, Kamis 19 Agustus 2021.

Dia mengaku telah menghubungi Direktur RSUD Mokoyurli untuk membangkitkan semangat Nakes di Kabupaten Buol yang trauma akibat insiden pemukulan itu.

Baca juga: Polisi Bentuk Tim Penanganan Kasus Kejahatan Pandemi Covid19

Nakes di Kabupaten Buol trauma karena masyarakat tadi anarkis, mengamuk di bangsal.

“Mengejar semua petugas-petugas kita. Sementara di rumah sakit itu sendiri sedang merawat lebih 20 orang pasien covid19,” tuturnya.

Gubernur Minta Segera Ditangani Secara Persuasif

Menanggapi kejadian itu, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura, meminta Bupati Buol, Amiruddin Rauf, segera menangani secara persuasif peristiwa pengambilan paksa jenazah Covid-19, Rabu, 18 Agustus 2021 malam, dari rumah sakit setempat.

“Upaya hukum merupakan langkah paling akhir,” kata dia, Kamis.

Dia mengatakan, Bupati Buol harus berkoordinasi dengan TNI dan Polri agar dapat memberikan pemahaman ke masyarakat, tentang prosedur penanganan Covid19 hingga pemulasaran jenazah.

“Saya percaya Bupati Buol dapat menangani peristiwa semalam. Karena Bupati Buol lebih mengenal dan memahami kondisi masyarakatnya,” kata dia.

Baca juga: Polisi Dalami Kasus Jemput Paksa Jenazah Covid19 Libatkan Camat

Gubernur memerintahkan, Satgas Covid19 Buol, segera melakukan tracing dan testing kepada pihak keluarga untuk mengetahui jika terjadi penularan atau tidak, dari peristiwa Rabu malam itu.

Sebelumnya, beredar video pihak keluarga salah satu pasien covid19 yang meninggal di Rumah Sakit Mokoyurli Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mengamuk dan jemput paksa jenazah, Rabu 18 Agustus 2021.

Dalam video viral di media sosial itu, terlihat keluarga pasien berjumlah ratusan orang, mengamuk dan merusak fasilitas rumah sakit.

Beberapa Nakes di Kabupaten Buol sedang bertugas juga menjadi sasaran pelampiasan kekesalan pihak keluarga.

Gubernur memerintahkan, Satgas Covid-19 Buol, segera melakukan tracing dan testing kepada pihak keluarga untuk mencari kepastian jika terjadi penularan sejak peristiwa rabu malam itu. (***)

baca juga: Pegawai Positif Covid 19, Layanan Disdukcapil Parimo Tutup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post