Bupati Ajukan Relaksasi Pinjaman Anleg DPRD Bulukumba, Tepatkah?

waktu baca 2 menit
PMII Bulukumba

Berita sulawesi selatan, gemasulawesi.comPMII nilai surat Bupati soal pengajuan penundaan potongan pinjaman Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Anggota legislatif (Anleg) DPRD Bulukumba Sulawesi Selatan (Sulsel) adalah keliru.

“Itu merupakan sebuah bentuk kekeliruan besar yang dilakukan Pemda Bulukumba,” ungkap Ketua Cabang PMII Bulukumba Andi Chaidir Alif, Selasa 28 April 2020.

Ia melanjutkan, seharusnya Bupati Bulukumba lebih bijak kembali ketika membuat sebuah keputusan.

Apalagi Pemda sebagai lembaga eksekutif dan DPRD Bulukumba Sulawesi Selatan sebagai lembaga legislatif seharusnya saling mendukung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga.

Ia mengatakan, upaya penyamarataan kesejahteraan dapat dinilai sepihak karena jelas hanya menguntungkan ASN dan Anleg DPRD.

Sementara, masih banyak kebijakan Bupati yang perlu dikeluarkan dan memihak warga miskin.

“Kami nilai ada unsur kolusi antara Pemda dan DPRD,” singkatnya.

Ia melanjutkan, paradigma Pemda jangan sampai berubah haluan. Dan lupa siapa yang sebenarnya harus diperjuangkan apalagi ditengah pandemi virus corona ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.