Banner Dinkes 2021 (1365X260)

Bulan Ini, Dana Hibah Pariwisata Bergulir ke Daerah

Bulan Ini, Dana Hibah Pariwisata Bergulir ke Daerah
Foto: Menparekraf, Sandiaga Uno.

Berita nasional, gemasulawesi– Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan verifikasi dan validasi dana hibah pariwisata sudah berada di tingkat pemerintah daerah pada bulan Juli 2021.

“Dana hibah sebagai stimulus pemulihan ekonomi ini bolanya sudah bergulir ke rekan-rekan kementerian dan lembaga lainnya yang sekarang memproses. Dengan adanya PPKM darurat, kami mengambil keputusan untuk percepatan dan kita harapkan Juli ini bisa rampung proses verifikasi valisadasinya, sehingga bisa diterima Pemda,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam Weekly Press Briefing, Senin 5 Juli 2021.

Mekanisme penyaluran dana hibah pariwisata itu, melalui pemerintah daerah karena verifikasinya adalah pajak-pajak daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Meski Pandemi Corona, Sulteng Tetap Izinkan Objek Wisata Beroperasi

Sebelum adanya pemberlakuan PPKM Darurat, bulan Juli ini telah dijadwalkan pembahasan terkait dengan dana hibah pariwisata, dan realisasi penerimaan ditargetkan pada akhir atau pertengahan kuartal III-2021.

Percepatan realisasi terhadap dana hibah yang dipercepat ini juga belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, dimana harus menunggu akhir tahun dan akhirnya sekitar 30 persen tidak terealisasi.

Baca juga: Parimo Akhirnya Terima Puluhan Miliar Dana Hibah Korban Gempa

“Kita tidak ingin itu terjadi dan kita harapkan ini saat-saat masyarakat paling membutuhkan dapat kita sentuh melalui program dana hibah pariwisata maupun bantuan sosial,” jelas dia.

Adapun jumlah pengajuan dana hibah pariwisata yang diajukan ke komite PEN sebesar Rp 3,7 Triliun. Penambahan nominal tersebut, karena adanya penambahan sektor yakni hotel, restoran, sentra wisata, tempat rekreasi dan biro perjalanan pariwisata.

Baca juga: Guru hingga Siswa Dapat Bantuan Internet PPKM Darurat

“Ini kita harapkan bisa mendapatkan tindak lanjut yang cepat karena kami sudah merampungkan program penyiapannya di Kemenparekraf dan juga data-data dari BPJS sudah kami terima sekarang harapanya adalah Kementerian Keuangan dan Komite PEN ini segera bisa diluncurkan,” ujar dia.

Di sisi lain, pihaknya juga mendorong realisasi bantuasn sosial agar dipercepat di tengah pemberlakuan PPKM Darurat ini.

Baca juga: Sulawesi Tengah Masuk Daftar Kota PPKM Mikro Ketat

Dia berharap bantuan sosial perlu ada perluasan cakupan kepada yang belum menerima.

“Program bansos sudah dijalankan ini dipercepat dan juga diperluas penerimanya. Tadi ada usulan juga dari Menko Marves (bansos) menjangkau para penerima BLT sebelumnya tapi tidak tersentuh bansos. Jangan sampai tidak ada yang tersentuh,” tutupnya. (***)

Baca juga: Tangkap Sindikat Narkoba Kota Palu, Polisi Amankan 2 Kg Sabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post